Berita

Lodewijk Fredrick Paulus/RMOL

Hukum

Golkar Minta Penyebar Informasi Hoaks Ratna Sarumpaet Diusut

KAMIS, 04 OKTOBER 2018 | 02:29 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Partai Golkar meminta pihak kepolisian tidak berhenti menuntaskan penyebaran informasi bohong alias hoaks soal pengeroyokan aktivis Ratna Sarumpaet.

"Saya pikir adalah hal itu yang harus dilakukan, Golkar mendukung penuh polisi untuk menindaklanjuti kasus Bu Ratna ini," Sekjen Partai Golkar, Lodewijk Fredrick Paulus, di Jakarta, Rabu (3/10).

Dikatakan Lodewijk, jika Ratna terbukti memberikan keterangan atau informasi palsu maka hal tersebut ada konsekuensi pidananya. Termasuk orang-orang yang ikut menyebarkannya.


"Kalau ini adalah pembohongan publik, maka ada langkah-langkah hukumnya," ujarnya.

Pihak kepolisian berencana memanggil aktivis Ratna Sarumpaet untuk dimintai keterangan tentang cerita penganiayaan yang dialaminya.

Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol Setyo Wasisto menjelaskan bahwa pihaknya akan mencari duduk perkara dari kemunculan cerita tersebut.

"Nanti kita lihat lagi kaitannya dengan konstruksi hukumnya seperti apa, siapa yang dirugikan siapa yang langgar UU yang diatur," katanya.

Namun, Setyo enggan berspekulasi tentang kemungkinan Ratna menjadi tersangka penyebaran informasi bohong alias hoaks. Menurutnya, polisi masih akan melihat fakta-fakta hukum dalam kasus tersebut.

"Nanti kita lihat dalam fakta-fakta seperti apa," ujarnya. [lov]


Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Pantura Jawa Penyumbang 23-27 Persen PDB Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:19

Dari Riau, Menteri LH Dorong Green Policing Go Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:18

Purbaya Jawab Santai Sambil 'Geal-Geol' Diisukan Ambruk dan Mau Dipecat

Senin, 04 Mei 2026 | 16:05

Maritim Indonesia di Persimpangan AI

Senin, 04 Mei 2026 | 15:34

BPJS Kesehatan Siap Bangun Kantor Layanan di IKN

Senin, 04 Mei 2026 | 15:32

Imigrasi Tangkap WNA Terlibat Prostitusi Online di Bali

Senin, 04 Mei 2026 | 15:27

Keberpihakan Prabowo ke Ojol Perkuat Keadilan Ekonomi

Senin, 04 Mei 2026 | 15:26

Ade Kunang dan Sang Ayah Didakwa Terima Suap Rp12,4 Miliar

Senin, 04 Mei 2026 | 15:17

Giant Sea Wall Pantura Digarap 20 Tahun, Libatkan Investor dan 23 Kementerian

Senin, 04 Mei 2026 | 14:50

OPEC+ Umumkan Kenaikan Produksi Setelah Ditinggal UEA

Senin, 04 Mei 2026 | 14:45

Selengkapnya