Berita

Dunia

Kolombia Tunda Pembelian Rudal Anti-Pesawat

RABU, 03 OKTOBER 2018 | 09:45 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Kolombia tidak memiliki rencana segera untuk membeli sistem pertahanan rudal anti-pesawat untuk memodernisasi angkatan udara karena keterbatasan anggaran.

Hal itu ditegaskan oleh Menteri Pertahanan Kolombia, Guilermo Botero awal pekan ini.

"Kami tidak akan menginvestasikan 1,1 triliun peso dalam pertahanan anti-pesawat untuk saat ini, karena di antara alasan lain, kami tidak memiliki anggaran," jelasnya seperti dimuat Reuters.


Penegasan tersebut membantah isu yang beredar sebelumnya bahwa produsen dari Amerika Serikat, Perancis dan Israel sedang dalam persiapan untuk menyediakan sistem tersebut.

Sebelum jatuhnya harga minyak global, Kolombia membuat sekitar 20 persen dari pendapatan nasionalnya dari penjualan minyak mentah.

Pada 2005, Kolombia membeli 25 pesawat Super Tucano A-29B dari Embraer Brasil seharga 234,5 juta dolar AS, pembelian militer terbesarnya. Pada awal 2015, negara Andean menambahkan 32 kendaraan lapis baja buatan Kanada ke sebuah unit yang dekat dengan perbatasan dengan Venezuela, dengan biaya 84 juta dolar AS. [mel]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Dokter Juga Manusia

Senin, 04 Mei 2026 | 06:21

May Day Beri Ruang Buruh Bersuara Tanpa Rasa Takut

Senin, 04 Mei 2026 | 06:06

Runway Menantang Zaman

Senin, 04 Mei 2026 | 05:41

Sukabumi Masih Dibayangi Kasus Kekerasan Anak dan Perempuan

Senin, 04 Mei 2026 | 05:21

Sindiran Prabowo

Senin, 04 Mei 2026 | 05:07

Irwandi Yusuf Dirawat Intensif di Seoul hingga Juni

Senin, 04 Mei 2026 | 04:24

Permenaker 7/2026 Buka Celah Eksploitasi Buruh

Senin, 04 Mei 2026 | 04:18

Menteri AL AS Mundur Tanda Retaknya Mesin Perang Trump

Senin, 04 Mei 2026 | 04:03

Rakyat Kaltim Bersiap Demo Lagi

Senin, 04 Mei 2026 | 03:27

Rasanya Sulit Partai Ummat Pecat Amien Rais

Senin, 04 Mei 2026 | 03:19

Selengkapnya