Berita

Kekerasan di Ethiopia/Al Jazeera

Dunia

Kekerasan Etnis Ethiopia, 44 Orang Meninggal Dunia

RABU, 03 OKTOBER 2018 | 08:28 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Setidaknya 44 orang meninggal dunia dalam pertempuran antara kelompok etnis yang bersaing di Ethiopia barat selama akhir pekan kemarin.

Bentrokan tersebut terjadi di perbatasan antara pusat Oromia dan wilayah barat Benishangul-Gumuz. Penduduk di wilayah Benishangul-Gumuz mengatakan kekerasan meletus pada hari Jumat pekan lalu setelah empat pejabat lokal tewas dalam kunjungan ke daerah Oromia yang berdekatan.

Menurut keterangan pemerintah wilayah Oromia, bentrokan antara pemuda dari kelompok etnis yang bersaing dengan batu dan pisau telah memaksa lebih dari 70.000 orang meninggalkan rumah mereka, dengan pasukan keamanan dikerahkan untuk menenangkan daerah itu.


Dikabarkan Al Jazeera, Perdana Menteri Ethiopia Abiy Ahmed, pemimpin Oromo pertama di negara itu diketahui memegang jabatan April ini dan mengubah politik di negara tersebut dengan berdamai dengan musuh jangka panjang Eritrea, membebaskan tahanan dan menjanjikan serangkaian reformasi ekonomi dan politik.

Dia juga berjanji untuk mengurangi ketegangan etnis dan menjauhkan negara dari kebijakan keamanan garis keras yang telah ada selama beberapa dekade.

Abiy telah menerima pujian dari seluruh dunia untuk agenda reformisnya. Namun, gelombang kekerasan komunal, sebagian besar atas masalah tanah, telah merusak beberapa bulan pertama pemerintahannya. [mel]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

UPDATE

Serangan terhadap Konvoi Pasukan UNIFIL di Lebanon Tewaskan Dua Personel

Selasa, 31 Maret 2026 | 01:53

Mantan Dirjen PHU Hilman Latief Diduga Terima Duit Ribuan Dolar AS

Selasa, 31 Maret 2026 | 01:36

Sejumlah Kades di Lebak Ngadu ke DPR Minta Segera Wujudkan DOB

Selasa, 31 Maret 2026 | 01:10

Maktour Raup Rp27,8 Miliar dari Permainan Kuota Haji

Selasa, 31 Maret 2026 | 00:55

Pengorbanan TNI Bukti Nyata Komitmen Indonesia Jaga Perdamaian Dunia

Selasa, 31 Maret 2026 | 00:41

Mantan Anak Buah Yaqut Diduga Terima 436 Ribu Dolar AS

Selasa, 31 Maret 2026 | 00:14

Serangan Israel ke Pasukan UNIFIL Pelanggaran Serius Resolusi DK PBB

Selasa, 31 Maret 2026 | 00:01

Tim Garuda Gigit Jari Usai Ditekuk Bulgaria 0-1

Senin, 30 Maret 2026 | 23:33

Kader PDIP Siap Gotong Royong Bantu Keluarga Prajurit TNI Gugur di Lebanon

Senin, 30 Maret 2026 | 23:17

DKI Siap Hadirkan Zebra Cross Standar di Jalan Soepomo Tebet

Senin, 30 Maret 2026 | 22:47

Selengkapnya