Berita

Abdurrahman Mohammad Fachir/RMOL

Dunia

Wamenlu: Bantuan Asing Hanya Untuk Masa Tanggap Darurat Dan Rehabilitasi Konstruksi

RABU, 03 OKTOBER 2018 | 08:07 WIB | LAPORAN:

Beberapa negara sahabat sudah menawarkan bantuannya untuk masyarakat korban bencana alam gempa bumi dan tsunami di Sulawesi Tengah (Sulteng).

Wakil Menteri Luar Negeri, Abdurrahman Mohammad Fachir mengatakan, tawaran bantuan asing tersebut dilakukan melalui mekanisme terkoordinir, yakni menyesuaikan kebutuhan wilayah terdampak.

"Hingga saat ini negara sahabat yang sudah terindikasi menawarkan bantuannya di antaranya seperti Singapura, New Zealand, Jepang, Australia, Turki, Qatar dan lainnya," paparFachir kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (2/10).


Lebih lanjut Fachir menjelaskan, pemerintah terbuka dengan tawaran bantuan asing selama masa tanggap darurat dan rehabilitasi konstruksi.

Sebagai bagian dari koordinasi mekanisme bantuan asing, sebelumnya Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Pelanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho menjelaskan, negara-negara sahabat harus terlebih dahulu mengisi formulir daftar bantuan apa saja yang akan diberikan.

Selanjutnya BNPB dan Kementerian Lembaga (K/L) mengkaji tawaran itu menyesuaikan dengan kebutuhan.

"Bantuan harus disampaikan secara tertulis. Semua bantuan akan dikoordinasikan dengan K/L terkait untuk kemudian ditindaklanjuti," tutur Sutopo dalam diskusi FM, di kantor Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), Jakarta, Selasa (2/10) kemarin.[wid] 

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

Tidak Mengutuk Tapi Ayo Gugat Israel di PBB

Minggu, 05 April 2026 | 01:55

Energi Transisi Sulap Desa Rentan jadi Resisten

Minggu, 05 April 2026 | 01:32

1.305 Rekomendasi Audit BPK di Kementerian PU Belum Tuntas

Minggu, 05 April 2026 | 01:10

Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Buntut Demo Kenaikan BBM

Minggu, 05 April 2026 | 00:52

Menang di Tingkat Kasasi, Natalia Rusli Fokus Kawal Perkara Pidana

Minggu, 05 April 2026 | 00:32

Pemerintah Desak DK-PBB Lindungi Pasukan Perdamaian di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 00:12

Pelni Sukses Layani 467 Ribu Penumpang Selama Arus Mudik-Balik Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 23:57

KSAD: Tiga Prajurit Gugur, Kami Sangat Kehilangan

Sabtu, 04 April 2026 | 23:32

Menlu Ungkap Ada Tiga Prajurit TNI Lagi Terluka di Lebanon

Sabtu, 04 April 2026 | 23:11

ITERA: Fenomena Langit Lampung Timur Diduga Sampah Antariksa Roket China

Sabtu, 04 April 2026 | 22:42

Selengkapnya