Berita

Erdogan/Net

Dunia

Turki Minta Jerman Kembalikan 136 Orang Diduga Terkait Terorisme?

SELASA, 02 OKTOBER 2018 | 10:33 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Turki meminta Jerman untuk mengembalikan 136 orang yang diduga terkait dengan teror.

Reuters mengutip media lokal, Hurriyet newspaper mengabarkan bahwa Turki telah menyampaikan daftar 136 orang yang diminta tersebut kepada pemerintah Jerman.

Erdogan sendiri diketahui mengunjungi Berlin pekan lalu dalam upaya untuk memperbaiki hubungan bilateral yang memburuk karena sejumlah warga Jerman dipenjarakan di Turki dalam tindakan keras yang telah mengikuti kudeta yang gagal pada Juli 2016.


Surat kabar itu mengutip Erdogan yang mengatakan kepada wartawan bahwa dia telah menyerahkan daftar 136 orang tersebut ke Jerman.

Dia tidak menyebutkan secara spesifik kelompok mana yang dimasukkan, tetapi dia juga dikutip mengatakan Jerman harus lebih efektif dalam melawan anggota jaringan ulama Fethullah Gulen yang berbasis di Amerika Serikat, Partai Pekerja Kurdistan yang dilarang (PKK) dan kelompok militan kiri DHKP-C .

Pada tahun 2016, Jerman mengekstradisi 55 orang ke Turki termasuk delapan atas dugaan pelanggaran terorisme, menurut data Jerman, tetapi permintaan ekstradisi oleh Ankara sejak upaya kudeta telah membuahkan hasil.

Ankara mengatakan bahwa jaringan Gulen mengatur kudeta yang gagal. Namun Gulan berulangkali membantah keterlibatannya.

Erdogan kemudian meminta pemerintah Jerman selama kunjungannya untuk menyebut jaringan Gulen sebagai organisasi teroris tetapi Berlin mengatakan perlu lebih banyak bukti. [mel]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

UPDATE

Serangan terhadap Konvoi Pasukan UNIFIL di Lebanon Tewaskan Dua Personel

Selasa, 31 Maret 2026 | 01:53

Mantan Dirjen PHU Hilman Latief Diduga Terima Duit Ribuan Dolar AS

Selasa, 31 Maret 2026 | 01:36

Sejumlah Kades di Lebak Ngadu ke DPR Minta Segera Wujudkan DOB

Selasa, 31 Maret 2026 | 01:10

Maktour Raup Rp27,8 Miliar dari Permainan Kuota Haji

Selasa, 31 Maret 2026 | 00:55

Pengorbanan TNI Bukti Nyata Komitmen Indonesia Jaga Perdamaian Dunia

Selasa, 31 Maret 2026 | 00:41

Mantan Anak Buah Yaqut Diduga Terima 436 Ribu Dolar AS

Selasa, 31 Maret 2026 | 00:14

Serangan Israel ke Pasukan UNIFIL Pelanggaran Serius Resolusi DK PBB

Selasa, 31 Maret 2026 | 00:01

Tim Garuda Gigit Jari Usai Ditekuk Bulgaria 0-1

Senin, 30 Maret 2026 | 23:33

Kader PDIP Siap Gotong Royong Bantu Keluarga Prajurit TNI Gugur di Lebanon

Senin, 30 Maret 2026 | 23:17

DKI Siap Hadirkan Zebra Cross Standar di Jalan Soepomo Tebet

Senin, 30 Maret 2026 | 22:47

Selengkapnya