Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

Profesor Jepang Prediksi Gempa Besar Terjadi, Andi Arief: Jangan Diremehkan!

SELASA, 02 OKTOBER 2018 | 07:29 WIB | LAPORAN: SUKARDJITO

Gempa susulan dengan magnitudo besar bakal melanda wilayah Sulawesi dikhawatirkan sejumlah pihak, termasuk Profesor Kenji Satake
seorang profesor ahli gempa bumi dari Jepang.

Menurut Profesor Kenji mengingatkan adanya gempa susulan yang cukup besar akan terjadi dalam waktu dekat.

Mantan staf khusus Presiden RI ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono yakni Andi Arief percaya akan prediksi yang dikeluarkan profesor ahli gempa dari Universitas Tokyo serta Lembaga Penelitian Gempa bumi yang ahli mengenai kegiatan seismik dan tsunami.

Mantan staf khusus Presiden RI ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono yakni Andi Arief percaya akan prediksi yang dikeluarkan profesor ahli gempa dari Universitas Tokyo serta Lembaga Penelitian Gempa bumi yang ahli mengenai kegiatan seismik dan tsunami.

"Peringatan Prof Kenji ini jangan dianggap remeh. Dia satu dari beberapa ahli dunia yang terpercaya," ujar Andi Arief dalam akun twitternya @AndiArief__, Senin (1/10).

Andi Arief mengenang ketika dirinya masih berada di Istana, saat itu  dirinya mengundang Professor Kenji Satake ke dalam istana untuk memetakan daearh rawan gempa dan tsunami.

"Tahun 2013 pernah saya undang ke Istana ingatkan potensi gempa dan tsunami di berbagai wilayah Indonesia," demikian Andi Arief. [jto]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya