Berita

Rizal Ramli/RMOL

Politik

Tuntutan Buruh, Tolak Kriminalisasi RR Dan Tindak Tegas Mendag

SENIN, 01 OKTOBER 2018 | 18:59 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Ribuan buruh menggelar aksi unjuk rasa di tiga titik yaitu Kementerian Perdagangan, Bank Indonesia (BI) dan Istana Negara, Senin (1/10).

Massa buruh dari Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) dan Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) batal aksi di DPP Partai Nasdem karena banyak massa lain di luar buruh yang tidak dikenal di kantor Surya Paloh itu.

Untuk menghindari terjadinya gesekan dan kekerasan serta hasil lobi-lobi dengan kepolisian, massa buruh akhirnya berkumpul Tugu Tani sebelum menggelar aksi di Kemendag, BI dan Istana Negara.


Sekretaris Jenderal FSPMI, Riden Hatam Aziz mengatakan, dalam aksinya, mereka meminta agar Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh menindak tegas kadernya yang menjadi Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita yang doyan melakukan impor pangan.

Selain itu, lanjut Riden Hatam, massa buruh juga menolak kriminalisasi terhadao ekonom senior, DR. Rizal Ramli yang pro rakyat dengan menolak impor oleh Partai Nasdem.

Baca: Presiden KSPI: Pembungkaman Terhadap Rizal Ramli Ancaman Demokrasi

Adapaun tuntutan lengkap aksi massa buruh adalah untuk menghentikan impor beras, bawang, daging, garam, gula, crinkel semen, pangan dan energi.

Isu lain yang diangkat, menolak pertemuan IMF-World Bank di Bali yang dinilai buruh menghambur-hamburkan uang APBN. Keberadaan IMF-World Bank, tidak dibutuhkan oleh Indonesia maupun dunia. [rus]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya