Berita

Desa Petobo/Repro

Nusantara

Dampak Gempa Sulteng, Desa Petobo Menjadi Hamparan

SENIN, 01 OKTOBER 2018 | 07:13 WIB | LAPORAN: SUKARDJITO

. Secara beruntun gempa melanda wilayah Sulawesi Tengah pada 28 September 2018 lalu. Akibatnya, kerusakan parah di sejumlah wilayah pun terjadi, termasuk di Palu dan sekitarnya.

Satu di antaranya adalah wilayah Desa Petobo, Kecamatan Palu Selatan, Kota Palu, Sulawesi Tengah.

Dalam gambar yang diperoleh redaksi dari sejumlah grup whatsapp, satu di antaranya info gempa palu, tampak di Desa Petobo seperti hamparan. Rumah-rumah rata dengan tanah dan menyisakan satu dua tembok yang berdiri miring.


Jalan yang menjadi jalur menuju desa itu juga terputus karena tanah seperti amblas menurun dari kondisi semula.

"Info barusan via infonesia virtual walki talkie, dari orang lapangan bahwa bagian dari kelurahan Petobo, Palu, seluruh rumah ditelan bumi," demikian pesan yang beredar di sejumlah grup whatsapp.

Sementara Suratno, salah satu warga Petobo bercerita keadaan saat itu terdengar gemuruh besar, tiba-tiba lumpur dan air menerjang warga.

"Kaki saya terjerembab lumpur. Ada sekitar saya terdengar teriakan minta tolong dan lain," ujar Suratno dalam talkshow di salah satu televisi swasta, Senin (1/10) pagi.

Suratno menerangkan, yang jadi ingatan dirinya ketika ada anak perempuan terjatuh di motor akibat getaran gempa. Ketika itu anak perempuan tersebut meminta tolong untuk didirikan dari jatuhnya.

"Tapi seketika lumpur datang. Yang teringat dari saya 'Om Tolong, ayah saya masuk rumah sakit'" kenang Suratno.

Dilansir laman Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Penanaman Modal Kota Palu, wilayah Petobo dihuni 8.556 jiwa dengan luas 10,40 km². Petobo merupakan perbatasan Palu Selatan dengan Kabupaten Sigi. [jto]

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Analis Ungkap 3 Faktor Penentu Reshuffle Kabinet di Era Prabowo Subianto.

Sabtu, 18 April 2026 | 09:43

Harga BBM Non Subsidi Naik, Perrtamax dan Dexlite Nyaris Rp24 Ribu per Liter

Sabtu, 18 April 2026 | 09:18

Menuju Kuartal II-2026: Sektor Furnitur Siap Ambil Alih Kendali Pertumbuhan

Sabtu, 18 April 2026 | 09:08

Harga Emas dan Perak Kompak Menguat di Penutupan Pekan

Sabtu, 18 April 2026 | 08:47

Trump Kembali Kecam NATO, Tegaskan AS Tak Butuh Bantuan di Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 08:30

Harga Minyak Anjlok setelah Hormuz Dibuka

Sabtu, 18 April 2026 | 08:17

Wall Street Hijau: Nasdaq Terbang Tinggi

Sabtu, 18 April 2026 | 08:03

Sempat Viral, Ini Fakta di Balik Visual Balita pada Kemasan AMDK

Sabtu, 18 April 2026 | 07:55

Bursa Eropa Menghijau Efek Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 07:41

Hormuz Dibuka tapi AS Tetap Menekan Iran

Sabtu, 18 April 2026 | 07:18

Selengkapnya