Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Rusia Mulai Kirim Sistem S-300 Ke Suriah

SABTU, 29 SEPTEMBER 2018 | 13:40 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov mengatakan negaranya telah mulai mengirimkan sistem pertahanan rudal permukaan-ke-udara S-300 ke Suriah. Pengirimn ini merupakan bagian dari upaya untuk menjamin keamanan pasukan Rusia di negara Arab.

"Pengiriman sudah dimulai. Dan sebagai Presiden (Vladimir) Putin mengatakan, setelah insiden itu, langkah-langkah yang akan kita ambil akan dikhususkan untuk memastikan keamanan dan keselamatan 100 persen dari orang-orang kita di Suriah," kata Lavrov pada konferensi pers setelah pidatonya di Sidang Umum PBB pada hari Jumat (28/9) di New York seperti dimuat Press TV.

Dengan kata lain, Lavrov menipis dugaan baru-baru ini terkait jatuhnya sebuah pesawat Rusia oleh pertahanan udara Suriah.


Rusia mengatakan telah menangguhkan pengiriman sistem pertahanan rudal S-300 selama bertahun-tahun karena kekhawatiran yang diangkat oleh Tel Aviv. Namun, kecelakaan pesawat baru-baru ini mendorong Kremlin untuk terus maju dengan rencana sebelumnya untuk mengirimkan sistem rudal ke Suriah dalam waktu dua minggu dalam upaya untuk meningkatkan kemampuan pertahanan udara negara Arab dan mengambil "langkah-langkah balas dendam yang memadai".

Tak lama setelah Moskow mengumumkan keputusannya untuk mengirimkan sistem rudal, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu meminta Presiden Putin untuk memperingatkan dia tentang pengiriman. [mel]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

KPK Tak Gentar Hadapi Praperadilan Mantan Waka PN Depok

Minggu, 03 Mei 2026 | 20:19

Ordal, pada Perspektif Rawls

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:54

KPK Telusuri Duit Panas Cukai ke Pengusaha Rokok

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:23

DPR Geram Ada PRT Tewas: Negara ke Mana?

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:17

Spirit Airlines Jadi Maskapai AS Pertama yang Bangkrut akibat Perang Iran

Minggu, 03 Mei 2026 | 17:03

Renault Triber 2026, Sensasi Mobil Keluarga Rasa Eropa Harga Rp 106 Jutaan

Minggu, 03 Mei 2026 | 17:01

Trump Ragu Terima 14 Syarat Damai Baru dari Iran

Minggu, 03 Mei 2026 | 16:33

DPR Ungkap Ada Skenario Damai di Balik Kasus PRT Tewas di Jakpus

Minggu, 03 Mei 2026 | 16:09

Andi Arief Ingatkan Militer Masuk Pemerintah karena Sipilnya Koruptif

Minggu, 03 Mei 2026 | 15:59

Menlu AS Sambangi Vatikan usai Perseteruan Trump dan Paus Leo XIV

Minggu, 03 Mei 2026 | 15:26

Selengkapnya