Berita

Foto: Repro

Dunia

Indonesia Pimpin Pertemuan MIKTA Ke-13 Di New York

SABTU, 29 SEPTEMBER 2018 | 10:51 WIB | LAPORAN:

Pertemuan Meksiko, Indonesia, Korea Selatan, Turki, dan Australia (MIKTA) ke-13 dipimpin langsung oleh Menteri Luar Negeri Retno Marsudi di sela-sela Sidang Majelis Umum (SMU) PBB ke-73 di New York.

Menlu Retno mengungkapkan saat ini MIKTA telah berusia lima tahun, di mana usia tersebut sudah saatnya mempeluas keterlibatan ga dengan dunia.

“MIKTA harus menjadi sebagai 'bridge builder' antara negara maju dengan negara berkembang, serta berperan aktif selaku consensus maker di tingkat global," ungkap Menlu Retno melalui keterangan tertulis yang diterima redaksi, Jumat (28/9)


Para Menlu negara MIKTA, yakni Menlu Mexico, Luis Videgaray Caso, Menlu Korsel Kang Kyung-wha, Menlu Turki, Mevlut Cavusoglu, dan Menlu Australia, Marise Payne menyepakati MIKTA Foreign Ministers yaitu Joint Statement yang berisikan posisi bersama terkait isu-isu yang telah dibahas selama lima tahun MIKTA.

Selain menyepakati hal itu, isu-isu dalam MIKTA juga turut dibahas yaitu masalah penyelundupan orang, perdagangan manusia dan kejahatan terorganisasi. Sejumlah isu lain yang dibahas juga adalah perkembangan di Semenanjung Korea, kondisi kawasan timur tengah dan asia, krisis migrasi di kawasan Amerika Selatan  serta perang dagang dan masa depan perdagangan internasional.  Seluruh pembahasan isu tersebut dipimpin oleh Indonesia.

Merespon hal itu Menteri Luar Negeri anggota MIKTA mengapresiasi langkah yang telah diambil Indonesia dalam menangani migrasi di kawasan dan melawan terorisme. [mel]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

Tidak Mengutuk Tapi Ayo Gugat Israel di PBB

Minggu, 05 April 2026 | 01:55

Energi Transisi Sulap Desa Rentan jadi Resisten

Minggu, 05 April 2026 | 01:32

1.305 Rekomendasi Audit BPK di Kementerian PU Belum Tuntas

Minggu, 05 April 2026 | 01:10

Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Buntut Demo Kenaikan BBM

Minggu, 05 April 2026 | 00:52

Menang di Tingkat Kasasi, Natalia Rusli Fokus Kawal Perkara Pidana

Minggu, 05 April 2026 | 00:32

Pemerintah Desak DK-PBB Lindungi Pasukan Perdamaian di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 00:12

Pelni Sukses Layani 467 Ribu Penumpang Selama Arus Mudik-Balik Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 23:57

KSAD: Tiga Prajurit Gugur, Kami Sangat Kehilangan

Sabtu, 04 April 2026 | 23:32

Menlu Ungkap Ada Tiga Prajurit TNI Lagi Terluka di Lebanon

Sabtu, 04 April 2026 | 23:11

ITERA: Fenomena Langit Lampung Timur Diduga Sampah Antariksa Roket China

Sabtu, 04 April 2026 | 22:42

Selengkapnya