Berita

Penyitaan yang dilakukan oleh polisi Belanda/BBC

Global

Polisi Sita 100 Kilogram Bubuk Pembuat Bom

SABTU, 29 SEPTEMBER 2018 | 08:28 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Polisi Belanda berhasil mengamankan sejumlah besar bahan pembuat bom pada Jumat (28/9). Hal ini terjadi hanya selang sehari setelah penangkapan tujuh pria yang dicurigai merencanakan serangan besar.

Di antara bahan pembuat bon yang disita adalah 100 kilogram pupuk kimia. Jaksa mengatakan bahwa pupuk itu berpotensi digunakan dalam bom mobil sementara peledak lainnya bisa digunakan dalam rompi bom.

Belum banyak rincian identitas ketujuh orang yang diamankan tersebut. Namun BBC mengabarkan, salah satu yang termuda di antaranya adalah pria berusia 18 tahun.


Mereka diduga merencanakan untuk menyerang sebuah acara besar di Belanda.

Pejabat Belanda percaya bahwa mereka juga merencanakan serangan bom mobil simultan di tempat lain.

Ketujuh orang yang ditangkap itu diketahui diamankan dri sejumlah tempat berbeda. Beberapa dari mereka ditangkap di kota timur Arnhem. Mereka muncul di pengadilan di Rotterdam pada hari Jumat (28/9) dan segera ditahan.

Jaksa penuntut yakin kelompok itu dipimpin oleh seorang pria 34 tahun asal Kurdi Irak bernama Hardi N, yang ditangkap pada tahun 2014 karena berusaha melakukan perjalanan untuk memperjuangkan kelompok jihad Jabhat al-Nusra di Suriah. Dia telah menghabiskan tiga bulan di penjara dan masih menjalani hukuman percobaan. [mel]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

UPDATE

Demi Keamanan, Kapolri Patut Didukung Usut Dugaan Penyadapan Terhadap Presiden

Kamis, 05 November 2026 | 16:34

Potensi Wisata Besar Belum Dongkrak Ekonomi Sabang

Kamis, 05 November 2026 | 16:27

Pertamina Drilling Gandeng Halliburton Perkuat Operasional Migas di Timteng

Kamis, 05 November 2026 | 16:12

DPR Taruh Harapan di Pundak Suyudi dan Jajaran Usut Tuntas Kasus Listyo Sigit Dkk

Kamis, 05 November 2026 | 16:00

Bobolnya Lapis Pengaman Presiden

Kamis, 05 November 2026 | 15:48

Ekonomi Aceh Tetap Tumbuh Positif Meski Dihantam Bencana

Kamis, 05 November 2026 | 15:46

BPS: Pengangguran RI Berkurang 77 Ribu Orang per Agustus 2026

Kamis, 05 November 2026 | 15:38

Pertamina Hulu Energi Catat Torehan Manis Jelang Akhir Tahun

Kamis, 05 November 2026 | 15:33

ABP: Rakyat Tetap Berdiri Bersama Presiden Prabowo

Kamis, 05 November 2026 | 15:28

Jokowi Keberatan Roy Suryo Minta Ijazah Diperiksa Lagi

Kamis, 05 November 2026 | 15:22

Selengkapnya