Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

PPP Dorong Penyelamatan Bank Muamalat

SABTU, 29 SEPTEMBER 2018 | 04:12 WIB | LAPORAN:

Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy mengimbau upaya penyelamatan PT Bank Muamalat Indonesia Tbk (Bank Muamalat). Dia meminta seluruh pemegang saham, terutama mayoritas yang berasal dari Kuwait dan Qatar unutk turun tangan.

"Pesan saya untuk secara serius memikirkan penyelamatan Bank Muamalat," kata Romi, sapaan akrabnya, Sabtu (29/9).

Menurutnya, Bank Muamalat memiliki nilai historis di Indonesia. Di mana, sejarah awal perbankan syariah di Indonesia adalah Bank Muamalat.


"Jangan sampai kemudian ada apa-apa dengan bank tersebut. Kemudian saya meminta kepada pemegang saham untuk serius betul mencari orang yang secara manajerial maupun emosional memiliki tautan yang mampu betul-betul menjalankan manajemen roda Bank Mualamat," papar Romi.

Dia juga mengingatkan agar Bank Muamalat sesegera mungkin menghimpun dana yang dibutuhkan untuk mengejar rasio car yang saat ini masih cukup tertinggal.

"Saya berharap ini harus dilakukan dengan kesungguhan oleh para pemegang saham. Silakan duduk bersama untuk mencapai kesesuaian, termasuk membuka kembali kesempatan bagi para investor baik yang sudah pernah menunjukkan keseriusannya seperti Minna Padi atau investor lain yang juga berminat. Tarik minat profesional-profesional hebat. Pilih yang bukan hanya memiliki kemampuan profesional, tetapi juga memiliki ketertautan emosional," jelas Romi, sebagaimana dalam keterangannya.

Dalam tiga tahun terakhir, bank tersebut menghadapi masalah permodalan. Berbagai skenario telah diupayakan, namun sampai saat ini masih belum membuahkan hasil.

Agar kondisi keuangan kembali sehat, salah satunya dengan mendatangkan investor. Namun, sampai saat ini, belum diputuskan siapa dewa penolong yang dinilai tepat untuk menyelamatkan bank milik umat tersebut.

Informasi terbaru, sejumlah calon investor kembali menyatakan berminat menyuntikkan modalnya. Salah satunya PT Minna Padi Investama Tbk. Sejak 2017, PT Minna Padi siap memberikan modal Rp 4,5 triliun. Namun, upaya PT Minna Padi terbentur di Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Padahal PT Minna Padi sudah menyetorkan dana sebagai tanda jadi sebesar Rp 1,7 triliun.

"Selama niatnya baik dalam artian muamalat tidak dijadikan alat untuk kepentingan tertentu dan ada niat untuk terus mengembangkannya termasuk mengundang investor lain di dalam proses perbaikannya, saya pikir tidak masalah," demikian Romi. [wah]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Jokowi Injak Kepala Kerbau saat Terima Gelar Adat Lampung, Apa Maknanya?

Selasa, 30 Juni 2026 | 18:21

Safari Politik Jokowi Bukti Kepemimpinan Gibran dan Kaesang Lemah

Selasa, 30 Juni 2026 | 18:21

Jokowi dan PSI, Duri dalam Daging Pemerintahan Prabowo

Selasa, 30 Juni 2026 | 18:09

Daftar Wilayah yang Berpotensi Terdampak El Nino 2026

Selasa, 30 Juni 2026 | 18:05

Keiko Fujimori Akhirnya Bernasib Sama Seperti Prabowo

Selasa, 30 Juni 2026 | 18:03

KPK Sebut 10 Orang Diamankan dalam OTT Kuansing

Selasa, 30 Juni 2026 | 17:57

Panitia Minta Jokowi Datang Setelah Acara Adat, Kunjungan Malah Batal

Selasa, 30 Juni 2026 | 17:50

Koperasi Beri Ruang Bagi Mahasiswa Berwirausaha

Selasa, 30 Juni 2026 | 17:37

Tutup Perdagangan Akhir Bulan: IHSG Merosot ke 5.643, Rupiah Loyo Dekati Rp18 Ribu

Selasa, 30 Juni 2026 | 17:28

Ketum AHY: Genap 25 Tahun, Partai Demokrat Ingin jadi Bagian Solusi

Selasa, 30 Juni 2026 | 17:19

Selengkapnya