Berita

Peso Argentina/Net

Dunia

IMF Sepakat Perbesar Bailout Untuk Argentina

KAMIS, 27 SEPTEMBER 2018 | 06:40 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Dana Moneter Internasional (IMF) setuju untuk memberikan bailout yang lebih besar dan lebih cepat kepada Argentina dari yang direncanakan semula. Langkah ini merupakan upaya untuk memulihkan kepercayaan pasar di negara tersebut.

IMF berencana untuk meningkatkan paket pembiayaan 36 bulan menjadi 57.1 miliar dolar AS dari semula 50 miliar dolar AS.

Langkah itu muncul ketika Argentina menghadapi defisit anggaran dan krisis ekonomi yang semakin buruk.


Dikabarkan BBC, ekonomi Argentina mengalami kontraksi karena nilai peso Argentina telah jatuh dan kekeringan telah merusak ekspor pertanian.

Investor yang khawatir telah menarik uang dari negara itu, meninggalkan pemerintah dan perusahaan yang menyimpan utang dalam dolar dalam kekacauan.

Bulan lalu, Presiden Mauricio Macri meminta IMF untuk mempercepat paket daruratnya untuk segera menangani masalah ini.

Sebagai bagian dari perjanjiannya dengan IMF, pemerintah telah mengatakan akan memangkas kembali pengeluaran, berkomitmen untuk anggaran yang seimbang pada 2019, setahun lebih awal dari yang direncanakan.

Direktur pelaksana IMF,  Christine Lagarde mengatakan bahwa dia yakin paket itu yang merupakan salah satu yang terbesar dalam sejarah IMF akan membantu memulihkan kepercayaan pasar di Argentina. [mel]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

KPK Tak Gentar Hadapi Praperadilan Mantan Waka PN Depok

Minggu, 03 Mei 2026 | 20:19

Ordal, pada Perspektif Rawls

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:54

KPK Telusuri Duit Panas Cukai ke Pengusaha Rokok

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:23

DPR Geram Ada PRT Tewas: Negara ke Mana?

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:17

Spirit Airlines Jadi Maskapai AS Pertama yang Bangkrut akibat Perang Iran

Minggu, 03 Mei 2026 | 17:03

Renault Triber 2026, Sensasi Mobil Keluarga Rasa Eropa Harga Rp 106 Jutaan

Minggu, 03 Mei 2026 | 17:01

Trump Ragu Terima 14 Syarat Damai Baru dari Iran

Minggu, 03 Mei 2026 | 16:33

DPR Ungkap Ada Skenario Damai di Balik Kasus PRT Tewas di Jakpus

Minggu, 03 Mei 2026 | 16:09

Andi Arief Ingatkan Militer Masuk Pemerintah karena Sipilnya Koruptif

Minggu, 03 Mei 2026 | 15:59

Menlu AS Sambangi Vatikan usai Perseteruan Trump dan Paus Leo XIV

Minggu, 03 Mei 2026 | 15:26

Selengkapnya