Berita

Jusuf Kalla dan Ratu Maxima/Wapresri.go.id

Dunia

Bertemu Ratu Maxima, Wapres JK Bercerita Perkembangan Fintech Di Indonesia

RABU, 26 SEPTEMBER 2018 | 12:57 WIB | LAPORAN:

Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) bertemu UN Secretary General Advocate For Inclusive Finance For Development yang juga Ratu Belanda, Maxima.

Pertemuan berlangsung di Bilateral Booth, areal markas PBB, New York, Selasa (25/9) waktu setempat.

Wapres JK berharap kerjasama kedua pihak dapat terus ditingkatkan dalam mempromosikan inklusi keuangan di tingkat global.


"Harapan kami Yang Mulia mendukung  pengembangan lebih lanjut inklusi keuangan di Indonesia," ujarnya

Hal ini dilakukan untuk mempercepat inklusi keuangan di Indonesia. Terutama dalam menafsirkannya ke dalam bentuk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sehingga semua memiliki akses ke lembaga keuangan.

"Kami telah memperluas inklusi keuangan kepada masyarakat dan telah memaksimalkan teknologi untuk memperluas jaringan agen-agen online," ucapnya.

Wapres JK bertemu dengan Ratu Maxima Belanda pukul 14.30 WS setelah acara State Luncheon oleh Sekjen PBB António Guterres.

Dalam pertemuan itu, Wapres JK juga menceritakan beberapa kemajuan inklusi keuangan di Indonesia terkini  di antaranya berhasil menyederhanakan upaya inklusi keuangan dengan menyelaraskan agen-agen online, mengintegrasikan bantuan pemerintah, dan mengoptimalkan penggunaan kartu elektronik.

Peran dunia digital telah mempengaruhi kehidupan dan aktivitas masyarakat agar kehidupannya dapat lebih mudah dan efektif. Salah satu jenis startup yang mulai naik daun pada bidang fintech, yang tak lain adalah kependekan dari financial dan technology.

Fintech mempengaruhi kebiasaan transaksi masyarakat menjadi lebih praktis dan efektif. Fintech pun membantu masyarakat untuk lebih mudah mendapatkan akses terhadap produk keuangan dan meningkatkan literasi keuangan. [wid]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

Tidak Mengutuk Tapi Ayo Gugat Israel di PBB

Minggu, 05 April 2026 | 01:55

Energi Transisi Sulap Desa Rentan jadi Resisten

Minggu, 05 April 2026 | 01:32

1.305 Rekomendasi Audit BPK di Kementerian PU Belum Tuntas

Minggu, 05 April 2026 | 01:10

Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Buntut Demo Kenaikan BBM

Minggu, 05 April 2026 | 00:52

Menang di Tingkat Kasasi, Natalia Rusli Fokus Kawal Perkara Pidana

Minggu, 05 April 2026 | 00:32

Pemerintah Desak DK-PBB Lindungi Pasukan Perdamaian di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 00:12

Pelni Sukses Layani 467 Ribu Penumpang Selama Arus Mudik-Balik Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 23:57

KSAD: Tiga Prajurit Gugur, Kami Sangat Kehilangan

Sabtu, 04 April 2026 | 23:32

Menlu Ungkap Ada Tiga Prajurit TNI Lagi Terluka di Lebanon

Sabtu, 04 April 2026 | 23:11

ITERA: Fenomena Langit Lampung Timur Diduga Sampah Antariksa Roket China

Sabtu, 04 April 2026 | 22:42

Selengkapnya