Berita

Menko Puan Dampingi Wapres JK/Repro

Menko Puan Dampingi Wapres Dalam General Debate Sidang Majelis Umum PBB ke-73

RABU, 26 SEPTEMBER 2018 | 12:42 WIB | LAPORAN: SUKARDJITO

Memasuki hari kedua Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) ke 73 yang diikuti Menko PMK Puan Maharani, Selasa (25/9) pagi waktu setempat, delegasi RI yang dipimpin Wakil Presiden Jusuf Kalla mengikuti sesi pembukaan General Debate.

Dalam General Debate Sidang Majelis Umum PBB ke 73 yang berlangsung di Markas Besar PBB, temanya adalah ‘Membuat PBB relevan dengan semua orang. Kepemimpinan Global dan Tanggung Jawab Bersama untuk Masyarakat yang Damai, Berkeadilan dan Berkelanjutan.

Adapun isu-isu strategis yang diangkat dalam kesempatan ini ialah, Kesetaraan Gender, Migrasi dan Pengungsi, Pekerjaan yang layak, Aksi untuk LH, Orang dengan kecacatan, Revitalisasi PBB serta Pemuda, Perdamaian dan Keamanan.


Terkait dengan tema General Debate Sidang Majelis Umum PBB ke 73, Pemerintah Indonesia mengapresiasi bahwa tema tersebut sangat tepat dan sesuai dengan realitas dunia saat ini. Dalam menciptakan perdamaian, kesetaraan dan keberlanjutan dibutuhkan kepemimpinan global dan tanggung jawab bersama negara di dunia.  Indonesia akan terus berkontribusi untuk perdamaian dunia. Indonesia merupakan merupakan negara terbesar ke 8 yang menyumbangkan pasukan perdamaian dunia. Hingga kini, Indonesia telah menyumbang lebih dari 3.500 personil pada 9 misi perdamaian PBB.

General Debate Sidang Majelis Umum PBB ke 73 kali ini dipimpin oleh Maria Fernanda Espinosa Garces, Presiden terpilih UNGA 73 serta diikuti oleh Kepala Negara atau perwakilannya dari seluruh dunia. Delegasi Indonesia dalam kesempatan General Debate Sidang Majelis Umum PBB ke-73 ini terdiri dari Wapres Jusuf Kalla, Menko PMK Puan Maharani dan Menlu Retno L Marsudi.

Dalam rangkaian High Level Week Sidang Majelis Umum PBB ke-73 di New York ini, Menko Puan direncanakan memimpin delegasi Indonesia dan memberikan statement resmi di hadapan  dalam High Level Meeting on Non-Communicable Diseases pada tanggal 27 September 2018. [jto]

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Rismon Dituding Bohong soal Ijazah Jokowi

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:04

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

UPDATE

Hindari Work From Home Jumat dan Senin

Kamis, 26 Maret 2026 | 02:13

Permainan Kubu Jokowi dalam Kasus Tuduhan Ijazah Palsu Makin Ngawur

Kamis, 26 Maret 2026 | 02:11

Prabowo Perintahkan Bahlil Cari Sumber Pendapatan Sektor Mineral

Kamis, 26 Maret 2026 | 01:37

RS Jiwa Dipenuhi Pecandu Game Online dan Judol

Kamis, 26 Maret 2026 | 01:14

Buntut Penangguhan Yaqut, Kasus Kuota Haji Bisa Berlarut-larut

Kamis, 26 Maret 2026 | 01:01

Tiket Taman Margasatwa Ragunan Tetap Dipatok Rp4 Ribu

Kamis, 26 Maret 2026 | 00:28

Prabowo Pacu Hilirisasi dan Ketahanan Energi

Kamis, 26 Maret 2026 | 00:19

Pelanggaran Personel BAIS TNI Tidak Berdiri Sendiri

Kamis, 26 Maret 2026 | 00:05

Satgas PRR Percepat Penyelesaian Hunian Tersisa

Rabu, 25 Maret 2026 | 23:25

MBG cuma 5 Hari Potensi Hemat Rp40 Triliun per Tahun

Rabu, 25 Maret 2026 | 23:22

Selengkapnya