Berita

Emmanuel Macron/Net

Dunia

Presiden Perancis: Unilateral Bukan Solusi Konflik Israel-Palestina

RABU, 26 SEPTEMBER 2018 | 10:36 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Solusi satu pihak bukanlah jalan keluar yang tepat bagi konflik yang saat ini tengah terjadi di Timur Tengah.

Hal itu ditegaskan oleh Presiden Perancis Emanuel Macron saat berbicara di Majelis Umum PBB Ke-73 di New York Amerika Serikat awal pekan ini. Dia mengacu pada konflik antara Israel dan Palestina.

“Apa yang bisa menyelesaikan krisis antara Israel dan Palestina? Bukan inisiatif sepihak, atau menginjak-injak hak-hak sah rakyat Palestina untuk melegitimasi perdamaian atau meremehkan hak adil Israel atas keamanan," tegas Macron.


"Tidak ada alternatif yang kredibel untuk solusi dua-negara yang hidup berdampingan dalam damai dan keamanan dengan Yerusalem sebagai ibukota," sambungnya.

Pernyataan Macron berkenaan dengan langkah Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang mengatakan telah mempersiapkan kesepakatan akhir sejak Desember lalu dan mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel dan kemudian memindahkan Kedutaan Besar Ameriika Serikat di sana.

Langkah Trump membuat marah orang-orang Palestina, yang sejak itu memboikot upaya perdamaian Washington.

Macron mengatakan Paris memiliki persahabatan yang tak tergoyahkan terhadap Israel, tetapi meminta Israel untuk mengakhiri kebijakan yang merusak kemungkinan perjanjian damai.

"Melanjutkan jalan ini akan menjadi kesalahan," katanya seperti dimuat Reuters. [mel]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

UPDATE

PBB Harus Bertindak Usai TNI Gugur dalam Serangan Israel

Senin, 30 Maret 2026 | 16:08

Apel Perdana Pasca Lebaran, Sekjen DPD Minta Kinerja Pegawai Dipercepat

Senin, 30 Maret 2026 | 16:06

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, DPR: Ini Menyakitkan

Senin, 30 Maret 2026 | 16:04

Penerbangan Langsung Tiongkok-Korut Kembali Dibuka Setelah Vakum Enam Tahun

Senin, 30 Maret 2026 | 16:04

Cak Imin Kritik Cara Pandang Aparat dalam Kasus Amsal Sitepu

Senin, 30 Maret 2026 | 16:01

Pemprov DKI Segera Susun Aturan Turunan PP Tunas

Senin, 30 Maret 2026 | 15:53

Lebaran Selesai, Kemenkop Gaspol Operasionalisasi Kopdes Merah Putih

Senin, 30 Maret 2026 | 15:45

Komisi II Kulik Proker hingga Renstra KPU-Bawaslu-DKPP

Senin, 30 Maret 2026 | 15:40

Target Pengesahan RUU Hukum Acara Perdata Masih Abu-Abu

Senin, 30 Maret 2026 | 15:31

Wamenhaj RI Bahas Antisipasi Biaya dan Logistik Haji 2026 dengan Arab Saudi

Senin, 30 Maret 2026 | 15:29

Selengkapnya