Berita

Valls/BBC

Dunia

Eks PM Perancis Jadi Calon Walikota Barcelona

RABU, 26 SEPTEMBER 2018 | 07:57 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Mantan Perdana Menteri Perancis Manuel Valls telah mengumumkan pencalonannya sebagai walikota Barcelona.

Valls sendiri lahir di Barcelona 56 tahun yang lalu ketika orang tuanya sedang berlibur di sana. Namun dia dibesarkan di Perancis.

Dia adalah perdana menteri Perancis yang menjabat antara tahun 2014 dan 2016 di bawah Presiden Sosialis Francois Hollande.


Dalam usahanya menjadi walikota kota terbesar kedua Spanyol itu, Valls akan berdiri pada platform anti-nasionalis yang dia gaungkan.

Valls sendiri telah memiliki hubungan yang penuh gejolak dengan politik Perancis dalam beberapa tahun terakhir.

Sebagai menteri dalam negeri yang agresif dan perdana menteri di bawah pemerintahan Hollande, dia tidak berhasil menjadi calon Sosialis untuk pemilihan presiden Perancis tahun 2017.

Dia kemudian mencoba untuk beralih sisi dan bergabung dengan gerakan En Marche sentris Emmanuel Macron. Tetapi Macron menolak tawarannya menjadi perdana menteri.

Pemilihan walikota Barcelona sendiri akan berlangsung pada 26 Mei 2019.

"Setelah periode refleksi yang serius, saya telah mengambil keputusan berikut. Saya ingin menjadi walikota Barcelona berikutnya," kata Valls di sebuah acara di ibukota Catalunya itu pekan ini seperti dimuat BBC.

Dia juga menekankan bahwa dia akan mengundurkan diri dari tanggung jawab politiknya di Perancis minggu depan. [mel]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

UPDATE

Serangan terhadap Konvoi Pasukan UNIFIL di Lebanon Tewaskan Dua Personel

Selasa, 31 Maret 2026 | 01:53

Mantan Dirjen PHU Hilman Latief Diduga Terima Duit Ribuan Dolar AS

Selasa, 31 Maret 2026 | 01:36

Sejumlah Kades di Lebak Ngadu ke DPR Minta Segera Wujudkan DOB

Selasa, 31 Maret 2026 | 01:10

Maktour Raup Rp27,8 Miliar dari Permainan Kuota Haji

Selasa, 31 Maret 2026 | 00:55

Pengorbanan TNI Bukti Nyata Komitmen Indonesia Jaga Perdamaian Dunia

Selasa, 31 Maret 2026 | 00:41

Mantan Anak Buah Yaqut Diduga Terima 436 Ribu Dolar AS

Selasa, 31 Maret 2026 | 00:14

Serangan Israel ke Pasukan UNIFIL Pelanggaran Serius Resolusi DK PBB

Selasa, 31 Maret 2026 | 00:01

Tim Garuda Gigit Jari Usai Ditekuk Bulgaria 0-1

Senin, 30 Maret 2026 | 23:33

Kader PDIP Siap Gotong Royong Bantu Keluarga Prajurit TNI Gugur di Lebanon

Senin, 30 Maret 2026 | 23:17

DKI Siap Hadirkan Zebra Cross Standar di Jalan Soepomo Tebet

Senin, 30 Maret 2026 | 22:47

Selengkapnya