Berita

Trump/Net

Dunia

Trump Kritik Iran Di Majelis Umum PBB

RABU, 26 SEPTEMBER 2018 | 07:02 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Presiden Amerika Serikat Donald Trump banyak menggunakan kesempatan pidato tahunannya di Majelis Umum PBB di New York pada Selasa (25/9) untuk menyerang Iran.

Reuters mengabarkan, dari sekitar 35 menit waktu yang dimilikinya untuk pidato, sebagian besar membahas mengenai Iran. Trump menuduh Iran menyimpan ambisi nuklir dan menimbulkan ketidakstabilan di Timur Tengah melalui dukungannya untuk kelompok militan di Suriah, Libanon dan Yaman.

"Para pemimpin Iran menabur kekacauan, kematian dan kehancuran," kata Trump dalam kesempatan tersebut.

"Mereka tidak menghormati tetangga atau perbatasan mereka atau hak negara yang berdaulat," sambungnya.
"Mereka tidak menghormati tetangga atau perbatasan mereka atau hak negara yang berdaulat," sambungnya.

Ketegangan hubungan antara Iran dan Amerika Serikat diketahui semakin memburuk, terutama setelah Trump menjadi orang nomor satu di negeri Paman Sam.

Pada bulan Mei lalu, Trump dari Partai Republik menarik Amerika Serikat dari kesepakatan untuk mengekang program nuklir Iran sebagai imbalan untuk mengurangi sanksi. Dalam perjanjian bersejarah yang dibuat tahun 2015 itu, Perancis, Inggris, Jerman, Rusia, China dan Uni Eropa adalah bagian dari perjanjian dengan Iran.

Pasca penarikan diri Amerika Serikat dari perjanjian itu, sanksi kembali diberlakukan dan akan ada sanksi tambahan mulai awal November mendatang. [mel]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

UPDATE

PBB Harus Bertindak Usai TNI Gugur dalam Serangan Israel

Senin, 30 Maret 2026 | 16:08

Apel Perdana Pasca Lebaran, Sekjen DPD Minta Kinerja Pegawai Dipercepat

Senin, 30 Maret 2026 | 16:06

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, DPR: Ini Menyakitkan

Senin, 30 Maret 2026 | 16:04

Penerbangan Langsung Tiongkok-Korut Kembali Dibuka Setelah Vakum Enam Tahun

Senin, 30 Maret 2026 | 16:04

Cak Imin Kritik Cara Pandang Aparat dalam Kasus Amsal Sitepu

Senin, 30 Maret 2026 | 16:01

Pemprov DKI Segera Susun Aturan Turunan PP Tunas

Senin, 30 Maret 2026 | 15:53

Lebaran Selesai, Kemenkop Gaspol Operasionalisasi Kopdes Merah Putih

Senin, 30 Maret 2026 | 15:45

Komisi II Kulik Proker hingga Renstra KPU-Bawaslu-DKPP

Senin, 30 Maret 2026 | 15:40

Target Pengesahan RUU Hukum Acara Perdata Masih Abu-Abu

Senin, 30 Maret 2026 | 15:31

Wamenhaj RI Bahas Antisipasi Biaya dan Logistik Haji 2026 dengan Arab Saudi

Senin, 30 Maret 2026 | 15:29

Selengkapnya