Berita

Jembatan Suramadu/Net

Nusantara

Warga Madura Ingin Jembatan Suramadu Gratis

RABU, 26 SEPTEMBER 2018 | 06:36 WIB | LAPORAN: SUKARDJITO

Desakan penggratisan Jembatan Suramadu terus dilakukan sekelompok masyarakat Madura.

Dalih masyarakat Madura tersebut agar jembatan sebagai penghubung Pulau Jawa dan Madura harus bisa bermanfaat bagi perkembangan Pulau Garam, termasuk iklim investasi.

Sayang, berbayarnya Jembatan Suramadu menjadi catatan tersendiri bagi investor.


”Jembatan Suramadu harusnya dijadikan jalan non tol yang tidak berbayar,” kata Ketua Umum Forum Mahasiswa Madura (FORMAD), Muhammad Khari, seperti dilansir Kantor Berita RMOLJatim, Selasa (25/9).

Muhammad Khari menjelaskan, dengan berbayarnya Jembatan Suramadu telah memberatkan warga madura melintas sehari-hari yang berakibat mandeknya pembangunan di pulau madura, padahal dengan adanya Jembatan Suramadu diharapkan akan mempercepat mobolitas ekonomi di pulau di Madura.

”Warga Madura minta gratis melintas di Jembatan Suramadu karena memang memberatkan, dan diharapkan madura bisa maju dengan pembangunan yang pesat dan pengangguran berkurang. Sampai hari ini pengangguran dan kriminalitas meningkat,” tandas Khari.

Diharapkan, sambung Khari, dengan digratiskannya Jembatan Suramadu para investor tertarik untuk berinvestasi, warga Madura tidak terbebani lagi, termasuk wisatawan yang akan berkunjung ke Pulau Garam.

”Siapa pun jangan sok tahu dan tidak perlu mengaitkan dengan politik dan pilpres. Madura tidak boleh dianak tirikan karena Madura adalah bagian integral dari NKRI, dan memiliki andil besar dalam perjalanan Indonesia dari jaman kerajaan majapahit, pra kemerdean, mengisi kemerdekaan sampai saat ini,” demikian Khari. [jto]

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Rismon Dituding Bohong soal Ijazah Jokowi

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:04

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

UPDATE

34 Ribu Kendaraan Melintas Padalarang dan Lembang, Mayoritas Roda Dua

Rabu, 25 Maret 2026 | 15:55

Tinjau Terminal Pulo Gebang, Seskab Teddy Jamin Arus Balik Lancar

Rabu, 25 Maret 2026 | 15:38

Akui Coretax Bermasalah, Purbaya Perpanjang Deadline Lapor SPT hingga Akhir April 2026

Rabu, 25 Maret 2026 | 14:48

Energi Filipina Masuk Zona Waspada, Presiden Marcos Aktifkan Mode Siaga

Rabu, 25 Maret 2026 | 14:27

Dugaan Intervensi Politik Bayangi Penanganan Kasus Yaqut di KPK

Rabu, 25 Maret 2026 | 14:10

Emas Mulai Ditinggalkan, Investor Lirik Bitcoin sebagai Aset Aman

Rabu, 25 Maret 2026 | 14:06

Mendagri: Sumbar Capai 100 Persen Pemulihan Pascabencana, Sumut-Aceh Belum

Rabu, 25 Maret 2026 | 13:39

Tren Nikah Melonjak Usai Lebaran, Kemenag Pastikan KUA Siaga Meski WFA

Rabu, 25 Maret 2026 | 13:20

Ledakan Wisatawan Lebaran di Jabar, DPRD Ingatkan Waspada Bencana dan Pungli

Rabu, 25 Maret 2026 | 13:01

IHSG Menguat ke Level 7.199 di Sesi I Rabu Siang, Ratusan Saham Menghijau

Rabu, 25 Maret 2026 | 12:28

Selengkapnya