Berita

Kereta berkecepatan tinggi Hong Kong/Repro

Dunia

Mengenal Lebih Dekat Kereta Cepat Hong Kong-China

SENIN, 24 SEPTEMBER 2018 | 14:26 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Hong Kong meluncurkan kereta kecepatan tinggi pertama yang menghubungkan Guangzhou China dengan Hong Kong pada akhir pekan kemarin (Minggu, 23/9).

Penyediaan layanan ini bertujuan untuk menghadirkan fasilitas transportasi yang cepat dan efisien bagi pengunjung dari seluruh dunia untuk mengelilingi Hong Kong dan kota-kota di seberang Daratan China. Jaringan kereta terbaru ini juga mempermudah Hong Kong untuk mencapai sembilan kota tetangganya di Provinsi Guangdong dan diharapkan untuk dapat meningkatkan performa kepariwisataan di Area Greater Bay.

Untuk pertama kalinya, rel kereta sepanjang 26 km menghubungkan Hong Kong ke Mainland China melalui jaringan rel kecepatan tinggi dan terluas di dunia. Wisatawan dapat naik dari Hong Kong ke 44 destinasi di Mainland China tanpa berganti kereta, membuat kota ini menjadi titik pertama yang ideal untuk perjalanan multi destinasi di Cina. Berkunjung ke area Greater Bay akan jauh lebih cepat dan mudah dari sebelumnya dengan kereta kecepatan tinggi yang mampu menghubungkan Hong Kong ke Shenzhen dan Guangzhou hanya dalam waktu 48 menit.   


Bagian Hong Kong dengan jaringan Kereta Kecepatan Tinggi hadir mulai dari Stasiun Kowloon Barat yang didaulat sebagai salah satu stasiun kereta berkecepatan tinggi terbesar di dunia dengan bangunan baru yang wajib dikunjungi para pengunjung. Desain stasiun ini telah mendapatkan sejumlah penghargaan internasional, salah satunya adalah World Architecture Festival Awards, yang dikenal sebagai “Oscars of Architecture”. Pengunjung dapat menikmati pemandangan indah Victoria Harbour dengan berjalan sepanjang Sky Corridor yang terletak di lantai atap stasiun. Sebuah lahan hijau seluas tiga hektar di bagian luar stasiun menghadirkan pengunjung dan turis suasana yang damai di tengah kota.

Sementara itu, diluar stasiun, terdapat banyak hiburan dan atraksi untuk para pengunjung yang ingin menikmati pengalaman berbelanja, makan malam, atau mencicipi makanan tradisional kota Hong Kong.

Pusat wisata Tsim Sha Tsui memiliki Kawasan pusat perbelanjaan dan restoran terkenal di dunia yang dapat diraih hanya dalam beberapa langkah saja. Stasiun juga terhubung dengan transportasi publik menuju kawasan yang menarik termasuk Sham Shui Po di Kowloon, pengunjung dapat merasakan kehidupan otentik dan pengalaman layaknya wagra kota local Hong Kong, atau Old Town Central di pulau Hong Kong. Pengunjung juga dapat menikmati sejarah, seni, makanan dan budaya dalam salah satu wilayah tertua dan terunik di kota ini. [mel]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

KPK Tak Gentar Hadapi Praperadilan Mantan Waka PN Depok

Minggu, 03 Mei 2026 | 20:19

Ordal, pada Perspektif Rawls

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:54

KPK Telusuri Duit Panas Cukai ke Pengusaha Rokok

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:23

DPR Geram Ada PRT Tewas: Negara ke Mana?

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:17

Spirit Airlines Jadi Maskapai AS Pertama yang Bangkrut akibat Perang Iran

Minggu, 03 Mei 2026 | 17:03

Renault Triber 2026, Sensasi Mobil Keluarga Rasa Eropa Harga Rp 106 Jutaan

Minggu, 03 Mei 2026 | 17:01

Trump Ragu Terima 14 Syarat Damai Baru dari Iran

Minggu, 03 Mei 2026 | 16:33

DPR Ungkap Ada Skenario Damai di Balik Kasus PRT Tewas di Jakpus

Minggu, 03 Mei 2026 | 16:09

Andi Arief Ingatkan Militer Masuk Pemerintah karena Sipilnya Koruptif

Minggu, 03 Mei 2026 | 15:59

Menlu AS Sambangi Vatikan usai Perseteruan Trump dan Paus Leo XIV

Minggu, 03 Mei 2026 | 15:26

Selengkapnya