Ilustrasi/Net
Ilustrasi/Net
Dalam pemeriksaan diketahui, Maredi ternyata mendapatkan uang Rp 50 juta per minggu dari bandar narkoba bernama Dekyan yang saat ini menghuni lapas tersebut.
"Untuk melancaran aksinya Dekyan membayar petugas berkisar Rp 50 juta per minggu. Uang itu dikoordinir oleh tersangka Maredi dan seorang sipir lain," ucap Deputi pemberantasan BNN RI, Irjen Pol Arman Depari dalam siaran pers tertulis dilansir RMOLSumut, Senin (24/9).
Populer
Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11
Senin, 15 Juni 2026 | 02:37
Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00
Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09
Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07
Senin, 15 Juni 2026 | 19:07
Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19
UPDATE
Minggu, 21 Juni 2026 | 04:21
Minggu, 21 Juni 2026 | 04:09
Minggu, 21 Juni 2026 | 04:05
Minggu, 21 Juni 2026 | 03:41
Minggu, 21 Juni 2026 | 03:10
Minggu, 21 Juni 2026 | 03:04
Minggu, 21 Juni 2026 | 02:28
Minggu, 21 Juni 2026 | 02:06
Minggu, 21 Juni 2026 | 02:01
Minggu, 21 Juni 2026 | 01:34