Berita

Sergei Lavrov/Net

Dunia

Rusia-Turki Satu Suara Bangun Zona Demiliterisasi Di Idlib

SABTU, 22 SEPTEMBER 2018 | 07:56 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Rusia dan Turki sepakat untuk membentuk zona demiliterisasi di sekitar Idlib Suriah. Ini adalah bagian dari kesepakatan yang ditujukan untuk mencegah serangan militer di daerah kantong pemberontak terakhir.

"Baru kemarin atau sehari sebelumnya, militer Rusia dan Turki menyetujui batas-batas konkrit dari zona demiliterisasi," kata Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov selama kunjungan ke Sarajevo seperti dimuat Al Jazeera (Jumat, 21/9).

Kesepakatan Rusia-Turki memberi harapan sekilas penghindaran harapan oleh penduduk Idlib.


Moskow mengatakan zona demiliterisasi akan membantu menghentikan serangan dari Idlib pada posisi tentara Suriah dan pangkalan militer Rusia di wilayah tersebut.

Sebelumnya awal pekan ini, Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menyetujui pembentukan zona sepanjang 15-20 km tersebut.

Keamanan di daerah itu akan diawasi oleh kontingen Turki dan polisi militer Rusia. Perjanjian itu akan mencegah tindakan militer terhadap Idlib.

"Ini adalah langkah menengah. Tetapi langkah yang diperlukan," kata Lavrov tentang zona itu.

"Pada pertengahan Oktober, semua (pejuang dari Hay'et Tahrir al-Sham) harus meninggalkan zona demiliterisasi ini, dan semua peralatan militer yang berat harus ditarik keluar dari sana," tegasl Lavrov. [mel]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

KPK Tak Gentar Hadapi Praperadilan Mantan Waka PN Depok

Minggu, 03 Mei 2026 | 20:19

Ordal, pada Perspektif Rawls

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:54

KPK Telusuri Duit Panas Cukai ke Pengusaha Rokok

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:23

DPR Geram Ada PRT Tewas: Negara ke Mana?

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:17

Spirit Airlines Jadi Maskapai AS Pertama yang Bangkrut akibat Perang Iran

Minggu, 03 Mei 2026 | 17:03

Renault Triber 2026, Sensasi Mobil Keluarga Rasa Eropa Harga Rp 106 Jutaan

Minggu, 03 Mei 2026 | 17:01

Trump Ragu Terima 14 Syarat Damai Baru dari Iran

Minggu, 03 Mei 2026 | 16:33

DPR Ungkap Ada Skenario Damai di Balik Kasus PRT Tewas di Jakpus

Minggu, 03 Mei 2026 | 16:09

Andi Arief Ingatkan Militer Masuk Pemerintah karena Sipilnya Koruptif

Minggu, 03 Mei 2026 | 15:59

Menlu AS Sambangi Vatikan usai Perseteruan Trump dan Paus Leo XIV

Minggu, 03 Mei 2026 | 15:26

Selengkapnya