Berita

Rihanna/Net

Dunia

Rihanna Ditunjuk Jadi Duta Barbados

SABTU, 22 SEPTEMBER 2018 | 06:53 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Penyanyi pop ternama dunia, Rihanna ditunjuk sebagai duta oleh pemerintah Barbados.

Artis, yang nama lengkapnya adalah Robyn Rihanna Fenty itu ditunjuk sebagai Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh untuk negara asalnya pekan ini.

Peran tersebut mencakup tugas untuk mempromosikan pendidikan, pariwisata, dan investasi.


Perdana Menteri Barbados Mia Amor Mottley mengatakan dia merasa terhormat untuk menganugerahkan gelar tersebut pada Rihanna.

"Rihanna memiliki cinta yang mendalam untuk negara ini dan ini tercermin dalam filantropinya, terutama di bidang kesehatan dan pendidikan. Dia juga menunjukkan patriotismenya dalam cara dia memberikan kembali ke negara ini dan terus menghargai pulau itu sebagai rumahnya," jelasnya dalam sebuah pernyataan seperti dimuat BBC.

"Dia juga telah menunjukkan, di luar kesuksesannya sebagai ikon pop, kecerdasan kreatif yang signifikan dan kelihaian dalam bisnis. Karena itu tepat bahwa kita melibatkan dan memberdayakannya untuk memainkan peran yang lebih definitif ketika kita bekerja untuk mengubah Barbados," sambungnya.

Rihanna sendiri diketahui lahir di Saint Michael di Barbados, dan dibesarkan di ibunya kota Bridgetown.

Dia tinggal di sana sampai masa remajanya ketika dia ditemukan oleh produser rekaman Amerika, yang membantunya masuk ke tangga lagu Amerika Serikat.

Dalam sebuah pernyataan menerima peran barunya, Rihanna mengatakan dia amat bangga menerima peran tersebut.

"Setiap Barbadian akan harus memainkan peran mereka dalam upaya saat ini, dan saya siap dan bersemangat untuk mengambil tanggung jawab. Saya berharap dapat bekerja dengan Perdana Menteri Mottley dan timnya untuk membayangkan kembali Barbados," sambungnya. [mel]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

KPK Tak Gentar Hadapi Praperadilan Mantan Waka PN Depok

Minggu, 03 Mei 2026 | 20:19

Ordal, pada Perspektif Rawls

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:54

KPK Telusuri Duit Panas Cukai ke Pengusaha Rokok

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:23

DPR Geram Ada PRT Tewas: Negara ke Mana?

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:17

Spirit Airlines Jadi Maskapai AS Pertama yang Bangkrut akibat Perang Iran

Minggu, 03 Mei 2026 | 17:03

Renault Triber 2026, Sensasi Mobil Keluarga Rasa Eropa Harga Rp 106 Jutaan

Minggu, 03 Mei 2026 | 17:01

Trump Ragu Terima 14 Syarat Damai Baru dari Iran

Minggu, 03 Mei 2026 | 16:33

DPR Ungkap Ada Skenario Damai di Balik Kasus PRT Tewas di Jakpus

Minggu, 03 Mei 2026 | 16:09

Andi Arief Ingatkan Militer Masuk Pemerintah karena Sipilnya Koruptif

Minggu, 03 Mei 2026 | 15:59

Menlu AS Sambangi Vatikan usai Perseteruan Trump dan Paus Leo XIV

Minggu, 03 Mei 2026 | 15:26

Selengkapnya