Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Kanada: Myanmar Telah Melakukan Genosida

JUMAT, 21 SEPTEMBER 2018 | 12:35 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Parlemen Kanada dengan suara bulat memilih untuk menyatakan sikap bahwa tindakan militer Myanmar terhadap orang-orang Rohingya adalah bentuk genosida.

House of Commons Kanada mendukung temuan misi pencarian fakta PBB di Myanmar yang menemukan kejahatan terhadap kemanusiaan telah dilakukan terhadap Rohingya dan bahwa tindakan ini disetujui oleh komandan militer Myanmar.

Anggota parlemen Kanada mengatakan mereka mengakui bahwa kejahatan terhadap Rohingya merupakan genosida dan mendesak dewan keamanan PBB untuk merujuk kasus ini ke pengadilan pidana internasional. Kanada juga menyerukan jenderal-jenderal Myanmar untuk diselidiki dan dituntut atas kejahatan genosida.


"Saya ingin menggarisbawahi betapa tragisnya, betapa mengerikannya kejahatan terhadap Rohingya," kata Menteri Luar Negeri Kanada Chrystia Freeland.

“Kami memimpin upaya internasional untuk keadilan dan akuntabilitas untuk Rohingya," sambungnya seperti dimuat The Guardian.

Diketahui bahwa kampanye militer mendorong lebih dari 700.000 Muslim Rohingya dari Myanmar ke negara tetangga Bangladesh di mana mereka sekarang tinggal di kamp-kamp pengungsi. Banyak yang telah memberikan laporan pembunuhan di luar proses hukum, kekerasan seksual dan pembakaran. [mel]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

KPK Tak Gentar Hadapi Praperadilan Mantan Waka PN Depok

Minggu, 03 Mei 2026 | 20:19

Ordal, pada Perspektif Rawls

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:54

KPK Telusuri Duit Panas Cukai ke Pengusaha Rokok

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:23

DPR Geram Ada PRT Tewas: Negara ke Mana?

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:17

Spirit Airlines Jadi Maskapai AS Pertama yang Bangkrut akibat Perang Iran

Minggu, 03 Mei 2026 | 17:03

Renault Triber 2026, Sensasi Mobil Keluarga Rasa Eropa Harga Rp 106 Jutaan

Minggu, 03 Mei 2026 | 17:01

Trump Ragu Terima 14 Syarat Damai Baru dari Iran

Minggu, 03 Mei 2026 | 16:33

DPR Ungkap Ada Skenario Damai di Balik Kasus PRT Tewas di Jakpus

Minggu, 03 Mei 2026 | 16:09

Andi Arief Ingatkan Militer Masuk Pemerintah karena Sipilnya Koruptif

Minggu, 03 Mei 2026 | 15:59

Menlu AS Sambangi Vatikan usai Perseteruan Trump dan Paus Leo XIV

Minggu, 03 Mei 2026 | 15:26

Selengkapnya