Berita

Rocky Gerung/Net

Politik

Rocky Gerung: Rezim Sudah Goyah

JUMAT, 21 SEPTEMBER 2018 | 10:41 WIB | LAPORAN: SUKARDJITO

Rezim penguasa hari ini tampak memiliki pola yang mirip dengan yang terjadi pada masa Orde Baru, yakni meng-kanalisasi dan melakukan sentralisasi politik. Oleh karena itu, kaum oposisi tidak boleh mandul.

Dalam negara demokrasi, pasti ada pihak pendukung dan oposisi dalam pemerintahan. Jadi menjadi hal normal.

"Oposisi itu hal normal. Bila kehadirannya mengganggu, itu artinya rezim sudah goyah," kata Akademis Rocky Gerung dalam twitnya di akun @rockygerung, Jumat (21/9).


Gerakan oposisi, salah satunya gerakan masyarakat bertajuk #2019GantiPresiden baik dikenakan pada kaos, hastag sosial media maupun dimainkan sebagai isu oleh elite politik, rupanya efektif mempengaruhi pilihan politik masyarakat.

Tak hanya itu, oposisi juga terus menyuarakan isu tenaga kerja asing (TKA). Kemudian, yang menyebabkan Jokowi semakin goyah.

Lalu, oposisi juga menyuarakan kepuasan kinerja rezim Jokowi - JK dalam sektor ekonomi rendah, terutama terkait lapangan kerja. [jto]

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Rismon Dituding Bohong soal Ijazah Jokowi

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:04

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

UPDATE

Hindari Work From Home Jumat dan Senin

Kamis, 26 Maret 2026 | 02:13

Permainan Kubu Jokowi dalam Kasus Tuduhan Ijazah Palsu Makin Ngawur

Kamis, 26 Maret 2026 | 02:11

Prabowo Perintahkan Bahlil Cari Sumber Pendapatan Sektor Mineral

Kamis, 26 Maret 2026 | 01:37

RS Jiwa Dipenuhi Pecandu Game Online dan Judol

Kamis, 26 Maret 2026 | 01:14

Buntut Penangguhan Yaqut, Kasus Kuota Haji Bisa Berlarut-larut

Kamis, 26 Maret 2026 | 01:01

Tiket Taman Margasatwa Ragunan Tetap Dipatok Rp4 Ribu

Kamis, 26 Maret 2026 | 00:28

Prabowo Pacu Hilirisasi dan Ketahanan Energi

Kamis, 26 Maret 2026 | 00:19

Pelanggaran Personel BAIS TNI Tidak Berdiri Sendiri

Kamis, 26 Maret 2026 | 00:05

Satgas PRR Percepat Penyelesaian Hunian Tersisa

Rabu, 25 Maret 2026 | 23:25

MBG cuma 5 Hari Potensi Hemat Rp40 Triliun per Tahun

Rabu, 25 Maret 2026 | 23:22

Selengkapnya