Berita

Foto: RMOL

Dunia

Harnas Malaysia Di Jakarta, Wadubes Zamshari Berpantun Ria

KAMIS, 20 SEPTEMBER 2018 | 11:10 WIB | LAPORAN:

Pemerintah Malaysia bersyukur hubungan bilateralnya dengan Indonesia yang dimulai sejak tahun 1957 masih terjalin baik hingga kini.

Hubungan yang terus menguat diharapkan akan terus berkembang berdasarkan persamaan sejarah dan budaya yang telah lama diarungi bersama.

Hal ini dikemukakan Wakil Duta Besar (Wadubes) Malaysia untuk RI, Zamshari dalam sambutan perayaan Hari Nasional Malaysia di Kedubes Malaysia, Jakarta, Rabu petang (19/9).


"Saya yakin hubungan persaudaraan ini bukan sahaja lebih mantap tetapi akan terus berkembang melampaui batas harapan kita," ucapnya.

Keakraban kedua negara selama ini dinilainya cukup harmonis. Karena memang, kata dia, Malaysia-RI ditakdirkan menjadi tetangga dan bersaudara. Ini diperlihatkan dari kunjungan resmi bilateral pertama Perdana Menteri Tun Mahathir Mohamad ke Indonesia pada Juni 2018 lalu.

"Begitu juga dengan Menteri Luar Negeri Malaysia, Dato’ Saifuddin Abdullah, yang memilih Indonesia sebagai destinasi pertama untuk kunjungan luar negeri beliau. Ini mencerminkan pentingnya Indonesia sebagai rakan strategis kita di rantau ini," tuturnya.

Selain itu, kata dia, faktor sosial dan kebudayaan juga mendekatkan kedua negara, seperti pada tahun 2018 Malaysia dan Indonesia bersama-sama mendaftarkan pantun sebagai Warisan Dunia Non-Tangible di UNESCO.  

"Usaha-usaha seperti ini harus kita sama-sama pertingkatkan dan diperluaskan lagi dalam bidang-bidang lain. Kesamaan budaya dan sejarah harus menjadi dasar dan fondasi utama keakraban kedua-dua negara kita dalam usaha kita menjadi bangsa serumpun yang berjaya dan disegani dunia," tandasnya.

Tak disangka di penghujung sambutannya, Wadubes menuturkan sebuah pantun. Berikut isi pantun yang dibacakan Wadubes:

Ruyung dipecah mencari sagu
Enaknya bumbu kerana lada
Bagaikan santunan irama dan lagu
Malaysia dan Indonesia berpisah tiada
Kini menjadi tugas kita bersama, untuk mencari titik-titik persamaan ini untuk kita bergabung tenaga menjadi satu asas kepada bangsa serumpun yang maju, damai dan amat disegani di persada dunia
.[wid]

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Fenomena, Warga Sumsel Ramai-Ramai Siarkan Banjir Secara Live

Minggu, 05 April 2026 | 21:48

Besok Jusuf Kalla Laporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri

Minggu, 05 April 2026 | 21:29

Kejagung Periksa Kajari Karo Danke Rajagukguk

Minggu, 05 April 2026 | 20:57

Rekan Akmil Kenang Dedikasi Mayor Zulmi di Medan Tugas

Minggu, 05 April 2026 | 20:47

LPSK: RUU PSDK Harus Perkuat SIstem Perlindungan Saksi dan Korban

Minggu, 05 April 2026 | 20:31

JK: Saya Kenal Roy Suryo, Tapi Tak Pernah Danai Isu Ijazah Jokowi

Minggu, 05 April 2026 | 19:58

Simpan Telur di Kulkas, Dicuci Dulu atau Tidak?

Minggu, 05 April 2026 | 19:56

BRIN Ungkap Asa-Usul Cahaya Misterius di Langit Lampung

Minggu, 05 April 2026 | 19:15

Mayor Anumerta Zulmi Salah Satu Prajurit Terbaik Kopassus

Minggu, 05 April 2026 | 18:51

Terendus Skema Gulingkan Prabowo Lewat Rekayasa Krisis dan Kerusuhan

Minggu, 05 April 2026 | 18:33

Selengkapnya