Berita

Moon dan Kim/Net

Dunia

Kim Jong Un Dan Moon Jae In Mendaki Gunung Paekdu Bersejarah

KAMIS, 20 SEPTEMBER 2018 | 10:53 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un dan Presiden Korea Selatan Moon Jae In mendaki bersama Gunung Paekdu (atau disebut juga Paektu) di Korea Utara pada Kamis (20/9).

Setelah kedua pemimpin melakukan KTT antar Korea di Pyongyang, pemerintah Korea Selatan membuat pengumuman mengejutkan bahwa Moon dan Kim akan menggunakan hari terakhir dari pertemuan tersebut untuk mendaki gunung simbolis bersama-sama.

Moon sendiri dikenal merupakan sosok yang senang mendaki gunung. Dia telah mendaki kaki Himalaya setidaknya dua kali.


Dikabarkan Channel News Asia, Moon telah lama menyatakan bahwa dia akan senang untuk suatu hari mengunjungi Gunung Paekdu, yang juga kadang-kadang dieja Baekdu.

Gunung Paekdu sendiri merupakan gunung tertinggi di semenanjung Korea yang memiliki ketinggian sekitar 2.750 meter di atas permukaan laut. Gunung Paekdu adalah asal mula mitos orang-orang Korea, yang ditampilkan dalam lagu kebangsaan Korea Selatan dan berbagai propaganda Korea Utara.

Gunung Paekdu sendiri melintasi perbatasan Korea Utara-China dan dapat dicapai dari China. Di China sendiri, gunung ini dikenal dengan nama Gunung Changbai. Moon belum pernah mengunjungi ataupun mendaki gunung ini sebelumnya.

"Saya bermimpi bahwa saya belum dapat memenuhi untuk waktu yang lama, yaitu mendaki Gunung Paekdu dan Dataran Tinggi Kaema (di Korea Utara)," kata Moon saat pesta setelah pertemuan pertamanya dengan Kim pada bulan April lalu di zona demiliterisasi memisahkan dua tetangga.

Pakedu adalah gunung berapi aktif yang dihiasi dengan kamp-kamp rahasia dan situs-situs bersejarah dari perang gerilya Korea melawan pendudukan Jepang pada tahun 1940-an.

Di gunung ini ada sebuah kereta api yang digerakkan oleh kabel membawa turis mendaki gunung, yang juga memiliki danau kawah besar. [mel]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

KPK Tak Gentar Hadapi Praperadilan Mantan Waka PN Depok

Minggu, 03 Mei 2026 | 20:19

Ordal, pada Perspektif Rawls

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:54

KPK Telusuri Duit Panas Cukai ke Pengusaha Rokok

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:23

DPR Geram Ada PRT Tewas: Negara ke Mana?

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:17

Spirit Airlines Jadi Maskapai AS Pertama yang Bangkrut akibat Perang Iran

Minggu, 03 Mei 2026 | 17:03

Renault Triber 2026, Sensasi Mobil Keluarga Rasa Eropa Harga Rp 106 Jutaan

Minggu, 03 Mei 2026 | 17:01

Trump Ragu Terima 14 Syarat Damai Baru dari Iran

Minggu, 03 Mei 2026 | 16:33

DPR Ungkap Ada Skenario Damai di Balik Kasus PRT Tewas di Jakpus

Minggu, 03 Mei 2026 | 16:09

Andi Arief Ingatkan Militer Masuk Pemerintah karena Sipilnya Koruptif

Minggu, 03 Mei 2026 | 15:59

Menlu AS Sambangi Vatikan usai Perseteruan Trump dan Paus Leo XIV

Minggu, 03 Mei 2026 | 15:26

Selengkapnya