Berita

Nicolas Maduro sesaat sebelum insiden drone/Net

Dunia

Presiden Venezuela Pertimbangkan Keamanan Untuk Hadiri Pertemuan PBB

RABU, 19 SEPTEMBER 2018 | 10:35 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Presiden Venezuela Nicolas Maduro mengatakan bahwa dia sedang mengevaluasi apakah akan menghadiri pertemuan Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa di New York. Salah satu hal yang menjadi pertimbangan utamanya adalah mengenai urusan keselamatan.

"Anda tahu mereka memiliki saya dalam pandangan mereka untuk membunuh saya. Saya ingin pergi ke New York tetapi saya harus menjaga keamanan saya," kata Maduro seperti dimuat Reuters (Selasa, 18/9).

Pernyataan Maduro dibuat bukan tanpa alasan. Mengingat pada bulan Agustus kemarin ada percobaan pembunuhan yang menargetkan dirinya di mana dua pesawat tak berawak meledak di atas kerumunan orang di Caracas di mana Maduro memberikan pidato.


Insiden itu melukai tujuh tentara dan menyebabkan penangkapan lebih dari puluhan tersangka, termasuk beberapa pejabat militer. Maduro menggambarkannya sebagai upaya pembunuhan.

Bukan hanya itu, media New York Times melaporkan pada 8 September bahwa para pejabat AS telah bertemu dengan para perwira militer Venezuela yang memberontak. Hal ini memicu spekulasi bahwa ada upaya intervensi dari Amerika Serikat untuk mendukung kudeta di Venezuela. [mel]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

KPK Tak Gentar Hadapi Praperadilan Mantan Waka PN Depok

Minggu, 03 Mei 2026 | 20:19

Ordal, pada Perspektif Rawls

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:54

KPK Telusuri Duit Panas Cukai ke Pengusaha Rokok

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:23

DPR Geram Ada PRT Tewas: Negara ke Mana?

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:17

Spirit Airlines Jadi Maskapai AS Pertama yang Bangkrut akibat Perang Iran

Minggu, 03 Mei 2026 | 17:03

Renault Triber 2026, Sensasi Mobil Keluarga Rasa Eropa Harga Rp 106 Jutaan

Minggu, 03 Mei 2026 | 17:01

Trump Ragu Terima 14 Syarat Damai Baru dari Iran

Minggu, 03 Mei 2026 | 16:33

DPR Ungkap Ada Skenario Damai di Balik Kasus PRT Tewas di Jakpus

Minggu, 03 Mei 2026 | 16:09

Andi Arief Ingatkan Militer Masuk Pemerintah karena Sipilnya Koruptif

Minggu, 03 Mei 2026 | 15:59

Menlu AS Sambangi Vatikan usai Perseteruan Trump dan Paus Leo XIV

Minggu, 03 Mei 2026 | 15:26

Selengkapnya