Berita

Erdogan dan Putin/BBC

Dunia

Rusia Dan Turki Sepakat Bangun Zona Penyangga Di Idlib

SELASA, 18 SEPTEMBER 2018 | 05:48 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Rusia dan Turki satu suara untuk membuat zona penyangga demiliterisasi di provinsi Idlib Suriah dalam waktu dekat ini. Langkah ini dimaksudkan untuk memisahkan pasukan pemerintah dari pejuang pemberontak yang bermarkas di sana.

Kesepakatan itu dibuat oleh Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Turki Tayyip Erdogan dalam pertemuan di Sochi Rusia pada Senin (17/9).
 
Putin menekankan bahwa zona penyangga itu akan memiliki luas mencapai 15 km hingga 25 km dan mulai berlaku pada 15 Oktober mendatang.


Dia menjelaskan bahwa berdasarkan kesepakatan, semua persenjataan berat, termasuk tank, sistem peluncuran roket dan peluncur mortir yang dioperasikan oleh kelompok pemberontak perlu ditarik keluar dari zona penyangga pada 10 Oktober.

Zona itu akan diisi oleh pasukan dari Rusia, sekutu pemerintah Suriah, dan Turki, yang mendukung pemberontak.

Lebih lanjut Putin menyebut bahwa kelompok-kelompok jihadis, termasuk Front al-Nusra harus meninggalkan zona itu.

Meski begitu, Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu menggarisbawahi, kesepakatan itu berarti tidak akan ada operasi semacam itu di kawasan itu.

Sementara itu Erdogan menjelaskan bahwa kesepakatan itu dibuat demi menghindari tragedi kemanusiaan.

"Kami akan mencegah tragedi kemanusiaan yang bisa terjadi sebagai akibat dari tindakan militer," jelas Erdogan seperti dimuat BBC. [mel]

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Logam Mulia Kembali Berkilau Ditopang Penurunan Dolar AS

Kamis, 03 September 2026 | 08:15

Wall Street Bangkit dari Tekanan Berkat Aksi Borong Saham

Kamis, 03 September 2026 | 07:57

BeZakat 2026 Kembali Dibuka, Sasar Lulusan SMA dari Keluarga Kurang Mampu

Kamis, 03 September 2026 | 07:44

BBHI Mau Dibeli Lagi, Allo Bank Siapkan Dana Rp300 Miliar

Kamis, 03 September 2026 | 07:26

Bursa Eropa Tertekan, STOXX 600 Terseret Lonjakan Harga Minyak

Kamis, 03 September 2026 | 07:11

UUD 1945 Asli dan Penyelamatan Peradaban

Kamis, 03 September 2026 | 06:50

Pengelolaan Gas Andaman Didorong di Daratan Aceh, PR Hilirisasi Menanti

Kamis, 03 September 2026 | 06:22

TNI Gercep Evakuasi Warga Antisipasi Meningkatnya Aktivitas Gunung Sinabung

Kamis, 03 September 2026 | 05:59

Polemik BYAN Harus Dibaca sebagai Uji Kesiapan Regulator

Kamis, 03 September 2026 | 05:29

Produktivitas Bawang Merah Melejit Lewat Inovasi Startup Binaan IPB

Kamis, 03 September 2026 | 04:50

Selengkapnya