Berita

Foto: Dispen Kormar

Pertahanan

Demi Anak-Anak Tapal Batas, 4 Marinir Ini Rela Menempuh Jarak 20 Km

SENIN, 17 SEPTEMBER 2018 | 14:27 WIB | LAPORAN:

Jika bangsa bersatu maka menjadi kuat, jika bangsa bercerai maka bangsa menjadi lemah, jika bangsa lemah maka mudah dijajah. Untuk itu nilai Sumpah Pemuda harus diamalkan.

Begitu dikatakan Kopda Marinir M Khoirul Anwar kepada puluhan anak murid kelas III Sekolah Tapal Batas, saat mengajarkan materi pelajaran Kewarganegaraan.

Khoirul merupakan satu dari empat prajurit Korps Marinir yang diperbantukan menjadi guru sukarela di Sekolah Tapal Batas, Jalan Asnur DG Pasau RT 5, Dusun Limau, Desa Sungai Limau, Kecamatan Sebatik Tengah, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara.


Tiga prajurit Marinir lainnya adalah Kopda Mar Satiman, Praka Mar Muhamad Juber dan Sertu Mar Mustofa. Mereka adalah anggota TNI penjaga perbatasan Indonesia-Malaysia, anggota Satgas Marinir Ambalat XXIII tahun 2018 yang ditempatkan di Pulau Sebatik.

Sejak 28 Agustus 2018 lalu, setiap hari dari Senin hingga Sabtu, Khoirul dkk berangkat dari markasnya naik motor sejauh 20 km untuk membantu anak-anak Sekolah Tapal Batas memperoleh pendidikan dan pengetahuan yang cukup dan layak.

Di sela-sela tugasnya sebagai penjaga perbatasan Indonesia-Malaysia di Sebatik, mereka rela mengorbankan waktu, tenaga dan pikirannya.

Sekolah Tapal Batas berdiri pada tahun 2012 dengan Kepala Sekolah Ibu Hj. Suraidah seorang Bidan Desa. Sekolah ini hanya memiliki tenaga pengajar sukarela sebanyak tiga orang, dengan jumlah siswa siswi 47 orang yang terbagi dalam lima kelas. Mayoritas siswa-siswi sekolah ini adalah anak-anak dari TKI yang bekerja di Malaysia.

Melihat kondisi tersebut, Satgas Marinir Ambalat XXIII pimpinan Kapten Marinir Yusuf Muchram Pribadi bertekad membantu dengan menjadi tenaga pengajar sukarela, termasuk membantu pembangunan sarana dan fasilitas sekolah.

"Kami mengisi materi pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan, Ilmu Keagamaan, olah raga, Kedisiplinan, dan Eskul beladiri," terang Kapten Yusuf sebagaimana rilis Dispen Kormar yang diterima redaksi, Senin (17/9).[wid]



Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Jutaan Orang Tak Sadar Terkena Diabetes

Rabu, 14 Januari 2026 | 06:17

Kejati Sumut Lepaskan Tersangka Penadahan Laptop

Rabu, 14 Januari 2026 | 06:00

Sektor Energi Indonesia Siap Menggebrak Melalui Biodisel 50 Persen dan PLTN

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:35

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

Pasal Pembuka, Pasal Pengunci

Rabu, 14 Januari 2026 | 04:21

Eggi Sudjana Perburuk Citra Aktivis Islam

Rabu, 14 Januari 2026 | 04:19

Pratikno dan Jokowi Harus Dihadirkan di Sidang Sengketa Ijazah KIP

Rabu, 14 Januari 2026 | 04:03

Dugaan Pengeluaran Barang Ilegal di Cileungsi Rugikan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 03:45

Eggi Sudjana Konsisten Meyakini Jokowi Tak Punya Ijazah Asli

Rabu, 14 Januari 2026 | 03:15

Selengkapnya