Berita

Mateusz Morawiecki dan Viktor Orban/Reuters

Dunia

Polandia Siap Blokir Sanksi Uni Eropa Pada Hungaria

SABTU, 15 SEPTEMBER 2018 | 11:35 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pemerintah Polandia menegaskan akan menentang sanksi yang dijatuhkan oleh blok Uni Eropa terhadap Hungaria.

Sanksi terharap Hungaria itu sendiri disepakati di parlemen Uni Eropa pekan ini. Sanksi diberikan karena Hungaria dinilai telah melanggar aturan Uni Eropa mengenai demokrasi.

"Setiap negara memiliki hak berdaulat untuk melakukan reformasi internal yang dianggapnya tepat," kata Kementerian Luar Negeri Polandia dalam sebuah pernyataan pekan ini.


"Tindakan yang ditujukan terhadap negara-negara anggota hanya berfungsi memperdalam pembagian di Uni Eropa, meningkatkan rasa percaya diri warga saat ini terhadap lembaga-lembaga Eropa," sambung pernyataan yang sama seperti dimuat Reuters (Jumat, 14/9).

Parlemen Eropa diketahui memberikan suara pada hari Rabu pekan ini untuk memberi sanksi kepada Hungaria karena mengabaikan norma-norma tentang demokrasi, hak-hak sipil dan korupsi dalam upaya pertama untuk meluncurkan proses hukuman dari Pasal 7 perjanjian Uni Eropa.

Sementara itu, di Hungaria sendiri, sejak menyapu kekuasaan pada tahun 2010, Perdana Menteri Hongaria Viktor Orban, telah menggunakan mayoritas parlementernya untuk menekan pengadilan, media dan kelompok-kelompok non-pemerintah. [mel]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Intervensi Jepang Runtuhkan Dominasi Dolar AS

Jumat, 01 Mei 2026 | 08:15

Saham Big Tech Bergerak Beragam, Alphabet dan Amazon Moncer

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:58

Mojtaba Khamenei: Tak Ada Tempat bagi AS di Teluk Persia

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:36

Harga Emas Melonjak setelah Jepang Intervensi Pasar Mata Uang

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:26

STOXX 600 Capai Level 611,28 Saat Sektor Industri Melesat di Atas 1 Persen

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:06

Diplomasi Raja Charles III terhadap ‘King’ Trump

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:57

Celios: Kita Menolak MBG Dijadikan Alat Politik

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:28

Keluarga, Buruh dan Prabowonomics

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:02

Pembatalan Unjuk Rasa May Day di DPR Dianggap Warganet ‘Sudah Cair’

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:39

Prabowo-Gibran Diselamatkan Beras

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:15

Selengkapnya