Berita

Unjuk rasa di Jerman/BBC

Global

Hormat Nazi Di Tengah Protes, Pria Ini Dibui

SABTU, 15 SEPTEMBER 2018 | 07:23 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pengadilan Jerman memberikan hukuman penjara selama lima bulan kepada seorang pria berusia 34 tahun yang memberikan hormat nazi. Pria itu juga diperintahkan untuk membayar denda sebesar 2.326 dolar AS.

Pria itu adalah seorang warga kota timur Chemnitz, Jerman. Dia menghadiri protes besar kelompok sayap kanan yang digelar pada 27 Agustus kemarin menyusul kasus penikaman fatal seorang pria Jerman dalam perkelahian dengan migran.

Di tengah aksi, dia kedapatan memberikan hormat Nazi atau salur ala Hitler. Tindakan semacam itu merupakan hal yang ilegal dilakukan di Jerman.


Chemnitz sendiri diketahui telah menyaksikan serangkaian demonstrasi sayap kanan pasca penikaman Daniel H pada tanggal 26 Agustus lalu, Dia terlibat perkelahian dengan dua migran asal Suriah dan Irak hingga berujung penikaman yang membunuhnya.

Kasus itu memicu kemarahan di Jerman dan terjadilah gelombang protes. Namun aksi protes yang terjadi tidak jarang menimbulkan penghinaan rasis.

Pekan ini Kanselir Jerman Angela Merkel mengatakan kepada parlemen bahwa protes semacm itu harusnya tidak terjadi.

"Tidak ada alasan atau alasan untuk memburu orang, menggunakan kekerasan dan slogan Nazi, menunjukkan permusuhan kepada orang-orang yang terlihat berbeda, yang memiliki restoran Yahudi, untuk serangan terhadap petugas polisi," tambahnya seperti dimuat BBC. [mel]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

Siapa di Balik Penyadapan Presiden Prabowo?

Kamis, 05 November 2026 | 06:29

Mengendus Pasal Makar

Kamis, 05 November 2026 | 06:14

DPRD Dukung Roadshow Pramono Anung ke 44 Kecamatan

Kamis, 05 November 2026 | 06:04

Mengenal Listyo Sigit, Eks Kapolri yang Jadi Raja Oknum

Kamis, 05 November 2026 | 05:57

Penyadapan Presiden Prabowo Bukan Kasus Biasa

Kamis, 05 November 2026 | 05:43

BPOM Buka Suara soal Vape Mengandung Obat Bius Etomidat dan Ketamin

Kamis, 05 November 2026 | 05:10

Intelektualisme Pemuda Kunci Memperkuat Persatuan Bangsa

Kamis, 05 November 2026 | 04:44

Kasus Listyo Sigit Imbas Sistem UUD 2002 yang Memproduksi Kegaduhan

Kamis, 05 November 2026 | 04:26

PAM Jaya Raih Penghargaan Pembayar Pajak Terbesar di Jakpus

Kamis, 05 November 2026 | 04:22

MUI: Penyadapan Presiden Kategori Tajassus dan Berdosa

Kamis, 05 November 2026 | 04:08

Selengkapnya