Berita

Ledakan gas/Reuters

Dunia

Pipa Gas Bocor Picu Sederetan Ledakan Di AS

JUMAT, 14 SEPTEMBER 2018 | 13:48 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Puluhan Sejumlah ledakan terjadi di pinggiran kota Boston Amerika Serikat pada Kamis (13/9) akibat kebocoran pipa gas alam.

Ledakan itu menyebabkan puluhan rumah rusak dan hancur atau terbakar dilalap si jago merah. Bukan hanya itu, ledakan juga menyebabkan satu orang meninggal dunia dan 12 lainnya luka-luka. Kejadian itu mendiring evakuasi ratusan orang.

Pemadam kebakaran dari 50 departemen segera dikerahkan ke lokasi kejadian untuk memadamkan api. api baru padam setelah beberapa jam upaya pemadaman.


Otoritas setempat pun segera mematikan gas dan listrik di daerah itu untuk mencegah ledakan dan kerusakan lebih lanjut.

Penyidik ​​kebakaran menduga bahwa ada tekanan berlebihan pada jaringan gas milik Columbia Gas of Massachusetts. Hal itulah yang menyebabkan serangkaian ledakan dan kebakaran.

Columbia Gas yang merupakan sebuah unit dari raksasa utilitas NiSource Inc (NI.N), mengumumkan sebelumnya pada hari Kamis (13/9) bahwa akan meningkatkan garis gas di lingkungan di seluruh negara bagian, termasuk daerah di mana ledakan terjadi.

"Columbia Gas sedang menyelidiki apa yang terjadi pada sistemnya hari ini," kata juru bicara NiSource, Ken Stammen seperti dimuat Reuters. [mel]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Permintaan Chip AI Dongkrak Saham Intel hingga 24 Persen

Sabtu, 25 April 2026 | 12:18

Apa Itu UNCLOS? Dasar Hukum Jadi Acuan Indonesia di Selat Malaka

Sabtu, 25 April 2026 | 12:03

Purbaya Siap Geser hingga Non-Job Pegawai Pajak Bermasalah

Sabtu, 25 April 2026 | 12:02

Jalan Mulus Kevin Warsh ke Kursi The Fed, Dolar AS Langsung Terkoreksi

Sabtu, 25 April 2026 | 11:45

Subsidi Motor Listrik Disiapkan Lagi, Pemerintah Bidik 6 Juta Unit

Sabtu, 25 April 2026 | 11:16

IHSG Sepekan Anjlok 6,61 Persen, Kapitalisasi Pasar Menciut Jadi Rp12.736 Triliun

Sabtu, 25 April 2026 | 10:59

Rupiah Melemah, DPR Desak Pemerintah Jaga Daya Beli Rakyat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:48

Wamen Ossy Gaspol Benahi Layanan Pertanahan: Target Tanpa Antrean dan Lebih Cepat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:27

Ketergantungan pada Figur, Cermin Lemahnya Demokrasi Internal Parpol

Sabtu, 25 April 2026 | 10:02

Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Secara Diam-diam

Sabtu, 25 April 2026 | 09:51

Selengkapnya