Berita

Diskusi Asean Foundation/RMOL

Dunia

Organisasi 10 Negara Diberi Wawasan Membuat Kota Cerdas Dan Inklusif

KAMIS, 13 SEPTEMBER 2018 | 14:48 WIB | LAPORAN:

RMOL. ASEAN Foundation dan Kedutaan Besar Inggris menggelar ASEAN Leaders Programme di Kedutaan Besar (Kedubes) Inggris, Rabu (12/9) malam.

Sebanyak 10 perwakilan negara yang terdiri dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), perbankan, think tank, dan sejumlah organisasi lainnya hadir dalam acara dengan tema "What Makes a City Smart and Inclusive?"

Dutabesar Inggris untuk Indonesia, Moazzam Malik mengatakan, dalam empat tahun terakhir pemerintah Inggris telah mendanai program ini untuk memberikan wawasan kepada 10 perwakilan dari berbagai elemen.


"Mereka akan menjadi pemimpin di masa depan, dengan kegiatan ini mereka akan dapat memahami lebih banyak soal tantangan dengan belajar satu sama lain," ungkap Moazzam di Kedubes Inggris.

Sebelumnya, acara serupa telah digelar di Singapura, Juli lalu. Jakarta kali ini dipilih untuk mempelajari tentang Indonesia dan menelisik perekonomian terbesar di ASEAN.  

"Mereka menghabiskan waktu dalam konferensi dan sekarang melakukan berbagai diskusi dengan berbagai hal di Indonesia, bank, think tank, LSM, lainnya," tuturnya.

Para peserta tersebut akan berada di Jakarta selama tiga hari ke depan. Akhir minggu ini akan membahas smart city, guna memahami teknologi mampu membuat warga mendapatkan pelayanan serba praktis, yang sekaligus memacu kualitas hidup guna meningkatkan kesejahteraan.

Selain itu, kata Moazzam, bagi pemerintahnya, Indonesia dan ASEAN merupakan bagian dari mesin ekonomi di abad-21. Pihaknya berharap ASEAN dapat berhasil dengan strategi yang terbuka dan strategi ekonomi yang baik.

"Yang lebih penting kami ingin melihat ASEAN sebagai mitra yang sangat strategis untuk Inggris. Konsep pertama kota pintar adalah belajar dari satu sama lain," lanjutnya.

Saat ini, tambah dia, beberapa kota di Eropa sedang belajar tentang sistem ojek online, di mana Surabaya dan Liverpool telah menandatangani nota kesepahaman untuk menjadi kota yang sama sebagai kota yang dinilai Smart City.[lov]




Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya