Berita

Syofvi Felienty Roekman/Net

Hukum

Bertambah Lagi Anak Buah Bos PLN Yang Digarap KPK

SENIN, 10 SEPTEMBER 2018 | 11:41 WIB | LAPORAN:

. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memeriksa anak buah Dirut PLN Sofyan Basir terkait kasus dugaan suap Proyek PLTU Riau-1. Kali ini giliran Syofvi Felienty Roekman, Direktur Perencanaan Korporat.

"Yang bersangkutan diperiksa terkait kesepakatan kontrak kerjasama Pembangunan PLTU Riau-1," ujar Jurubicara KPK, Febri Diansyah melalui pesan singkat, Jakarta, Senin (10/9).

Febri menuturkan, Syofvi diperiksa sebagai saksi untuk tersangka pemilik saham Blackgold Nature Resources, Johannes Budisutrisno Kotjo.


Sebelumnya, lembaga antirasuah telah memeriksa anak buah Sofyan Basir di PLN lainnya.

Mereka yaitu, Direktur Pengadaan Strategis 1, Nicke Widyawati dan Supangkat Iwan Santoso sebagai Direktur Pengadaan Strategis 2. Keduanya juga diperiksa sebagai saksi kasus dugaan suap Proyek PLTU Riau -1.

Adapun untuk Sofyan Basir, dia juga telah diperiksa KPK sebagai saksi dalam kasus ini.

Keterlibatan Sofyan Basir sempat diungkap tersangka Eni Saragih. Eni menyebut Sofyan menerima jatah fee terkait kesepakatan kontrak kerjasama PLTU Riau-1.

Rumah dan ruangan kantor Sofyan Basir di gedung PLN pusat sudah digeledah penyidik KPK. Dokumen dan CCTV di dua tempat tersebut disita. Sofyan sendiri lebih dari sekali diperiksa di gedung antirasuah.

Sedangkan Eni, ia dituduh KPK menerima Rp 4,8 miliar dari Kotjo. Duit yang diterima Eni merupakan komitmen fee 2,5 persen dari nilai proyek PLTU Riau-1. [rus]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya