Berita

Jokowi/Net

Politik

Jokowi Beri Karpet Merah Elite Berkasus Hukum

SENIN, 10 SEPTEMBER 2018 | 10:42 WIB | LAPORAN: SUKARDJITO

. Beberapa elite politik pendukung dan personal tim pemenangan pasangan Joko Widodo-Ma'ruf tercatat pernah disentuh dalam kasus hukum, bahkan ada yang sudah berstatus tersangka.

Beberapa orang pernah bersentuhan dengan penegak hukum atas dugaan pelanggaran pidana. Di antaranya Harry Tanoesoedibjo menjadi tersangka kasus dugaan SMS ancaman ke jaksa Yulianto. Penetapan status tersangka ini dilakukan setelah 1,5 tahun jaksa Yulianto melaporkan Hary Tanoe ke Mabes Polri.

Serta kasus pajak Mobile 8 yang menyeret nama bos MNC Group itu sedang ditangani Kejaksaan Agung.


Kemudian ada nama Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar yang namanya mencuat terlibat penerimaan suap di lingkungan Kementerian Tenaga Kerja, seperti diungkapkan Mahfud MD.

Lalu, nama Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), M Romahurmuziy terseret dalam pusaran rasuah dana perimbangan daerah. Di mana ditangani oleh Komisi Pemberantasan Korupsi.

Kemudian terakhir nama Ketua Tim Kampanye Nasional, Erick Thohir pernah tersangkut dalam kasus dugaan korupsi Asian Games 2018. Bos Mahaka Group ini diperiksa beberapa kali oleh penyidik Polda Metro Jaya.
 
"Betul semua. Dan Jokowi welcome," kata Presidium Persatuan Pergerakan, Andrianto,  kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (10/9).

Andrianto menyebut juga, jargon pemberantasan korupsi dan pemerintahan bersih seperti disampaikan Jokowi, tak ada artinya sama sekali, jika mereka diberikan karpet merah masuk dalam timnya.

"Itu artinya nol besar dalam pemberantasan korupsi," tukasnya. [jto]

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Gubernur BI pun Ikut Mundur, Ada Apa Ini Guru?

Selasa, 28 Juli 2026 | 06:15

Rumah Bedeng di Lebak Bulus Kebakaran

Selasa, 28 Juli 2026 | 06:00

Timnas Garuda Hadapi Timor Leste pada 31 Juli

Selasa, 28 Juli 2026 | 05:30

Revolusi, Romansa, dan Runtuhnya Komisariat SMID IISIP

Selasa, 28 Juli 2026 | 05:21

Presiden Harus Tindak Tegas Londo Ireng yang Merugikan Kepentingan Bangsa

Selasa, 28 Juli 2026 | 05:19

Orang Tak Percaya Perry Warjiyo Mundur karena Alasan Pribadi

Selasa, 28 Juli 2026 | 04:33

83 Penonton Jadi Korban Tribun GOR Satria Banyumas Roboh

Selasa, 28 Juli 2026 | 04:18

Ahok Ungkap Awal Pecah Kongsi dengan Jokowi

Selasa, 28 Juli 2026 | 04:00

Nama Bupati KBB Jeje Ritchie Dicatut untuk Jual Jabatan

Selasa, 28 Juli 2026 | 03:35

Hantu itu Masih Gentayangan

Selasa, 28 Juli 2026 | 03:18

Selengkapnya