Berita

Mendagri Tjahjo/RMOL

Hukum

Sejumlah Kepala Daerah Datangi KPK

RABU, 05 SEPTEMBER 2018 | 17:14 WIB | LAPORAN:

Delapan Kepala Daerah yang baru dilantik oleh Presiden Joko Widodo mengunjungi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Kedatangan mereka didampingi oleh Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo.

Agenda kedatangan mereka adalah untuk menandatangani sebuah pakta integritas.


"Kan ada penandatanganan pakta integritas," kata salah seorang staf dari pasangan Gubernur - Wakil Gubernur yang datang, Jakarta, Rabu (5/9).

Adapun Tjahjo Kumolo menolak berkomentar banyak, ia menegaskan bakal menjawab nanti setelah keluar dari Gedung KPK. "Entar, nanti," katanya singkat.

Mereka yang hadir adalah, Gubernur - Wakil Gubernur Sulawesi Selatan terpilih Nurdin Abdullah beserta wakilnya Sudirman Sulaiman.

Kemudian, Gubernur-Wakil Gubernur Sumatera Utara terpilih Edy Rahmayadi dan Musa Rajekshah. Gubernur-Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara terpilih Ali Mazi dan Lukman Abunawas.

Hadir juga, Gubernur-Wakil Gubernur Jawa Tengah terpilih Ganjar Pranowo dan Taj Yasin Maimoen. Gubernur -Wakil Gubernur Bali terpilih I Wayan Koster dan Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati.

Serta, Gubernur-Wakil Gubernur Jawa Barat terpilih Ridwan Kamil dan UU Ruzanul Ulum.

Ada juga yang datang sendiri tidak dengan wakilnya, yaitu Gubernur Kalimantan Barat terpilih Sutarmidji dan Gubernur Papua terpilih Lukas Enembe.

Sejumlah kepala daerah yang datang, hampir semua masih mengenakan baju pelantikan. Kecuali Gubernur Papua, Lukas Enembe.

Lukas datang dengan mengenakan setelan jas serba hitam dengan dasi berwarna abu-abu. [jto]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya