Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Ratna Sarumpaet: Jangan Gelar Pemilu Sebelum Data Pemilih Ganda Clear

SELASA, 04 SEPTEMBER 2018 | 15:49 WIB | LAPORAN: SUKARDJITO

. Parpol pendukung pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno menolak jumlah daftar pemilih tetap (DPT) final yang dirilis Komisi Pemilihan Umum (KPU).

PKS, Gerindra, PAN, dan Partai Demokrat  menyatakan temuan setidaknya 25 juta data ganda dari 137 juta lebih pemilih yang ada di DPS.

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto melempar temuan data pemilih ganda itu sisaan Pemilu 2009.


Temuan daftar pemilih ganda ini juga turut dikomentari kalangan aktivis. Ratna Sarumpaet lewat kicauan di Twitternya @RatnaSpaet, Selasa (4/9) meminta permasalahan tersebut clear secepatnya.

"Tidak penting rezim mana yang mewariskan data pemilih ganda. Yang penting dibereskan! Jangan gelar Pemilu sebelum data pemilih ganda clear," ucapnya.

Dugaan adanya data ganda disampaikan Sekjen PKS, Mustafa Kamal. Ia menyebut saat ini koalisi opisisi tengah mengolah 137 juta daftar pemilih sementara (DPS) yang diberikan KPU. Dari olahan tersebut diperoleh beberapa pemilih ganda.

"Dari 137 jutaan pemilih dalam DPS terdapat 25 jutaan pemilih ganda. Di beberapa dapil ditemukan beberapa nama, bahkan satu nama bisa tergandakan 11 kali dalam satu TPS," kata Mustafa, kemarin (Senin, 3/9) malam. [jto]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

KPK Sita Dokumen dan BBE Usai Geledah Rumah Mewah Anggota Polri Yayat Sudrajat

Kamis, 10 September 2026 | 20:17

Pendalaman Fakta dan Penegakan Hukum Transparan Diperlukan di Kasus DJKA

Kamis, 10 September 2026 | 20:12

Tim 9 Kejagung Temukan Bukti Pemerasan Febrie di Kasus Jiwasraya

Kamis, 10 September 2026 | 20:05

Konsisten Perkuat Investasi Berkelanjutan, DPLK BRI Raih Kehati ESG Award 2026

Kamis, 10 September 2026 | 19:58

Waketum Golkar: Prabowo Konsisten Satukan Berbagai Warna Politik untuk Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 19:50

Rombak Ratusan Pejabat, Purbaya Minta Kemenkeu Bergerak Lebih Cepat

Kamis, 10 September 2026 | 19:40

Iwakum Dorong Pengerahan Maksimal Cari Lima Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Kamis, 10 September 2026 | 19:31

Menyoal Kasus Dadan Cs, JMI: Jangan Ramai di Awal, Lalu Hilang di Tengah Jalan

Kamis, 10 September 2026 | 19:14

Polisi Siap Sikat Penimbun Masker di Tengah Erupsi Gunung Anak Krakatau

Kamis, 10 September 2026 | 19:01

Pembagian 50:50 Kuota Haji Tambahan Ternyata Kebijakan Gus Yaqut

Kamis, 10 September 2026 | 18:45

Selengkapnya