Berita

Massa Jari 98 Demo Depan Kejagung/Net

Hukum

Kejagung Didemo Massa Pertanyakan Kasus KTP-El Diduga Libatkan Ketua KPK

SENIN, 03 SEPTEMBER 2018 | 18:14 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Pertanyakan dugaan kasus korupsi pengadaan KTP elektronik (KTP-el) yang pernah menyeret nama Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo, massa Jaringan Aktivis Reformasi Indonesia  (Jari 98) menggeruduk Kejaksaan Agung Republik Indonesia, Senin (3/9).

"Kasus ini sudah dilaporkan ke Kejaksaan Agung tapi sampai sekarang tidak ada tindaklanjutnya. Bagaimana kabar kasus ini," kata Sekjen Jari 98 Ferry Supriyadi.

Ferry meminta agar kasus tersebut tidak di petieskan karena Agus Rahardjo menjabat sebagai Ketua Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP).


Bahkan, kata dia, kejadian heboh yang menyita perhatian publik itu pernah di bahas oleh Panitia Khusus (Pansus) Angket DPR terhadap KPK yang mencoba menelanjangi Agus Rahardjo ketika menjabat Ketua LKPP. Hal yang sama, Pansus juga ikutan menuding Agus terlibat dalam kasus korupsi e-KTP.

Ditambah lagi, sebut Ferry, beberapa kali Agus Rahardjo disebut Gamawan terlibat KTP-el.

"Ocehan Gamawan ini tidak bisa dipandang sepele. Kasus ini juga sudah dilaporkan, kenapa tetap saja tidak di periksa-periksa, karena yang akan memeriksa pastinya ngeri-ngeri sedap dan takut di benci masyarakat, seharusnya ini di lakukan demi tegaknya  hukum," paparnya.

Ferry menekankan, semestinya Agus segera mundur dari KPK. Mengingat adanya peraturan tentang LKPP, maka kata Ferry, sudah selazimnya Agus Raharjo yang pada waktu itu menjadi kepalanya untuk segera di periksa.

"Berdasarkan Informasi yang beredar lewat Jaringan di Singapore kabarnya Ali Idung sang Pengusaha sering bolak balik ke Singapore,ada apa gerangan? Bertepatan saat Novel Baswedan waktu itu jalani operasi mata," demikian Ferry. [fiq]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya