Berita

Andi Sinulingga/RMOL

Hukum

KPK Harus Lebih Aktif Lakukan Pencegahan Korupsi

SABTU, 01 SEPTEMBER 2018 | 16:36 WIB | LAPORAN:

Komisi Pemberantasan Korupsi terkesan membiarkan kejahatan korupsi terjadi di Indonesia. Padahal seharusnya mampu memberikan upaya pencegahan terlebih dahulu.

Hal itu dikatakan Ketua DPP Partai Golkar Andi Harianto Sinulingga mengingat penangkapan-penangkapan yang dilakukan KPK selama ini.

"KPK itu kan menyadap, dia tahu peristiwa itu sebelum terjadi, harusnya pejabat publik disampaikan, ya panggil saja you jangan lakukan ini kalau you melakukan ini karena kalau you melakukan akan kerugian negara dan itu tidak baik. Saya ingatkan ya kalau you tetap melakukan saya tangkap. Jadi ada upaya pencegahan di situ tapi kan ini tidak," paparnya usai menghadiri diskusi di Gado-gado Boplo, Menteng, Jakarta, Sabtu (1/8).


Menurutnya, dengan tidak melakukan pencegahan artinya KPK telah membiarkan kejahatan korupsi terjadi.

"Saya ingin mengatakan bahwa dengan melakukan penyadapan itu berarti KPK membiarkan kejahatan itu terjadi, itu kadang-kadang logiknya harus begitu. Harusnya ada upaya supaya kejahatan itu jangan terjadi," jelas Andi.

"Nah, dia (KPK) biarkan ini kejadian supaya kemudian ditangkap dan dimunculkan ke publik. Kita tepuk tangan, kita senang," lanjutnya.

Meskipun proses penanganan kasus seperti itu, terutama dalam penangkapan mantan Sekjen Golkar Idrus Marham, pihaknya meyakinkan Idrus tetap menjalani proses hukum yang berlaku.

"Apalagi dalam kasus Pak Idrus Marham ini, kita tetap proses hukum. Silahkan jalan seperti itu tapi kita minta supaya KPK itu jauh lebih profesional," tandas Andi. [wah]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Revolusi Status Buruh Harian Lepas

Senin, 22 Juni 2026 | 00:03

Nyanyian Sony Sebut 41 Nama Dituding Hanya untuk Kelabui Penyidik

Minggu, 21 Juni 2026 | 23:33

Penangkapan Roy dan Tifa Perkuat Anggapan Polisi di Bawah Kendali Jokowi

Minggu, 21 Juni 2026 | 23:17

Prabowo Panggil Rosan, Bahas Optimalisasi Aset Negara dan Transformasi BUMN

Minggu, 21 Juni 2026 | 22:55

Program Sekolah Rakyat Dapat Akses Gratis Talent DNA ESQ

Minggu, 21 Juni 2026 | 22:32

Malam Ini Roy Suryo dan Dokter Tifa Nginap di Rutan Polda, Besok ke Kejaksaan

Minggu, 21 Juni 2026 | 22:01

Teruji di MRS 2026, Pertamax Turbo Jadi Andalan Utama Pembalap Nasional

Minggu, 21 Juni 2026 | 21:46

Penyelenggaraan Haji Tahun Ini Lebih Baik dari Sebelumnya

Minggu, 21 Juni 2026 | 21:46

Buntut Gesekan Petugas vs Ojol, Ini Strategi Baru Dishub DKI Atur Ruang Jalan Ibu Kota

Minggu, 21 Juni 2026 | 21:31

Mensos ke Pejabat Baru: Jangan Sabotase Program Sekolah Rakyat!

Minggu, 21 Juni 2026 | 20:45

Selengkapnya