Berita

Agum Gumelar/Humas BNPT

Olahraga

Dua Korea Bersatu Di Asian Games 2018 Wujud Perdamaian Di Asia

KAMIS, 30 AGUSTUS 2018 | 09:56 WIB | LAPORAN:

Asian Games 2018 tidak hanya sekadar arena adu prestasi di bidang olahraga, tapi menjadi spirit untuk memperkuat persatuan Indonesia dan Asia.  

Hal itulah yang membuat Asian Games 2018 menjadi even strategis untuk memperkuat kekuatan bangsa menuju persaingan global dan juga dalam melindungi NKRI dari gangguan kelompok radikal.

"Kita ikut berbangga, melihat dua Korea bersatu menggunakan satu bendera dan melebur dalam satu kontingen. Semoga ini terus terjadi dalam mewujudkan kebersamaan dan perdamaian di Asia," ujar anggota Dewan Pertimbangan Presiden Agum Gumelar di Jakarta, Kamis (30/8).


Agum menilai, kebersamaan dua Korea dalam Pembukaan Asian Games 2018 menunjukkan bahwa olahraga itu punya spirit untuk mempersatukan dan menciptakan jiwa persatuan, disamping tentunya untuk meraih prestasi.

Sama halnya saat menggelar Konferensi Asia Afrika 1955 lalu, sampai sekarang gaung dasa sila Bandung masih terus menggema dan selalu dijadikan spirit menciptakan persatuan negara Asia dan Afrika, bahkan dunia.

Selain itu, lanjut mantan Ketua Umum KONI Pusat, spirit Asian Games 2018 juga membawa hawa positif di tengah kondisi bangsa yang sedang ‘ramai’ menyambut pesta demokrasi Pemilihan Umum (Pemilu) Legislatif dan Pemilihan Presiden (Pilpres) dan dalam menghadapi gencarnya propaganda kelompok radikal.

Agum mengakui saat ini ada suatu kelompok atau kekuatan yang terus melancarkan serangan ke pemerintah dengan mengeksploitir kelemahan-kelemahan yang ada.

Menurutnya, itu hal yang wajar dalam sebuah proses demokrasi, apalagi, pihak-pihak itu hanya kelompok kecil. Yang pasti mayoritas bangsa Indonesia bangga, apalagi Indonesia meraih dobel sukses yaitu sukses penyelenggaraan dan sukses prestasi.

Kebanggaan inilah, lanjut mantan Menteri Perhubungan ini, harus dijadikan motivasi menghadapi Pileg dan Pilpres 2019. Menurutnya, pro dan kontra terhadap pemerintah di negara demokrasi seperti ini adalah hal yang wajar.

“Tapi jangan ketidaksukaan kepada pemerintah itu, lalu kemudian disalurkan dengan mendukung gerakan radikal,” imbuh Ketua Umum PSSI periode 1999-2003 ini.

Agum yang juga Ketua Umum Pepabri mengaku memiliki sikap yang sama dalam menghadapi gerakan radikal.

"Pro dan kontra jelang Pemilu itu biasa, tapi ketika ada suatu kekuatan yang ingin mengubah negara kita, atau ingin mengganti Pancasila dengan paham lain, maka kita terpanggil untuk melawan," tukasnya. [wid]

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Ruang Digital Kondusif Faktor Penting Jaga Stabilitas Ekonomi dan Politik

Rabu, 05 Agustus 2026 | 04:03

Dibungkam Maung Bandung 2-1, STY Sebut Pemain Persija Belum Maksimal

Rabu, 05 Agustus 2026 | 03:43

Kuliah Koperasi untuk Feri Amsari

Rabu, 05 Agustus 2026 | 03:18

Gagasan Anti-Penjajahan Soemitro jadi Modal Bangsa Hadapi Dinamika Global

Rabu, 05 Agustus 2026 | 02:55

BRI Gelar Kick-Off BRIncubator 2026 Songsong Akselerasi UMKM Naik Kelas

Rabu, 05 Agustus 2026 | 02:33

Ziarahi Makam Bung Karno, Muzani Tegaskan Indonesia Rumah Bersama

Rabu, 05 Agustus 2026 | 02:12

Penentu Tingkat Kesuksesan suatu Negara

Rabu, 05 Agustus 2026 | 01:43

Ikan Gabus Baik untuk Ibu Pascamelahirkan, Begini Penjelasannya

Rabu, 05 Agustus 2026 | 01:17

Indonesia-Thailand Makin Mantap Jaga Kawasan Selat Malaka

Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:58

Utang Pinjol Warga RI Naik 25,88 Persen, Tembus Rp105 Triliun Hingga Juni 2026

Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:30

Selengkapnya