Berita

Jason Dennis Lijnzaat/Net

Olahraga

Skateboard Potensial Setor Emas

RABU, 29 AGUSTUS 2018 | 09:11 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Kontingen Indonesia berpel­uang besar menambah perolehan medali emas di Asian Games 2018 dari cabor skateboard.

Dua atlet skateboard, yang berlaga di Jakabaring Sport City, Palembang, Sumatra Selatan, kemarin, lolos ke final.

Mereka adalah Jason Dennis Lijnzaat dan Pevi Permana Putra. Keduanya berada di per­ingkat dua dan tiga klasemen sementara. Sedangkan peringkat pertama klasemen sementara ditempati skateborder Jepang Kensuke Sasaoka, yang meraih 83,66 poin. Adapun Jason meraih 73,00 poin, sedangkan Pevi 66,66 poin.


Kensuke sangat dominan dalam babak kualifikasi. Dia langsung meraih poin tinggi di babak pertama karena bisa me­nampilkan banyak trik dengan kaki kanan maupun kirinya. Kensuke juga sangat berte­naga saat meluncur di arena. Sementara itu, Jason dengan kecepatan dan gaya meluncur yang mengalir mulus, membuat penonton bersorak setiap dia berhasil melakukan trik.

Sedangkan, Pevi Permana juga tampil atraktif. Namun angkanya lebih rendah karena gagal mengeksekusi fs kickflip pada detik terakhir di babak (runs) pertama. Skateborder lainnya yang juga melaju final antara lain dari Korea Selatan ada Jaejin Han dan Eugene Choi. Kemudian dua lainnya dari China, yakni Kunkun Sun dan Xiaojun Xiang.

Nomor ini diikuti oleh 10 skateboarder dari Indonesia, Korea Selatan, Jepang, China, Thailand dan Malaysia. Hanya delapan atlet dengan nilai ter­baik yang berhak lolos ke final.

Sebelum pertandingan, Pevi Permana Putra menyebut ada tiga negara yang bakal men­jadi rival berat Indonesia dalam upaya merebut emas.

Ketiganya adalah Jepang, Thailand, dan Filipina. Meski begitu, para atlet skateboard Indonesia tak gentar. "Kita sebe­narnya hanya beda tipis dengan Jepang. Ini adalah olahraga eks­trem. Jadi, kita tak pernah tahu apa yang akan terjadi," kata Pevi.

Sementara itu, pelatih kepala Jojaya Charles Kusuma menga­takan, peluang merebut emas bukan hal yang mustahil. "Emas bisa datang dari Sanggoe atau Pevi," kata Charlie panggilan akrab Jojaya.

Sementara itu tim tinju Indonesia membuka harapan meraih medali di ajang Asian Games 2018. Petinju putri Indonesia Uswatun Hasanah mendapat tiket ke semifinal setelah men­gandaskan lawannya di JIEXPO, Kemayoran Jakarta Pusat, ke­marin.

Huswatun Hasanah yang tu­run di kelas ringan (60 kg) putri menumbangkan petinju asal India Pavitra lewat di tiga ronde dengan skor akhir 3-2. Kemenangan ini memastikan adanya perolehan medali di cabang tinju.

Di laga semifinal, Uswatun akan menghadapi petinju asal Thailand Pudaporn Seesundee yang lolos ke semifinal setelah mengalahkan petinju asal Kazakhstan Rimma Volosendo dengan skor 4-1. Keduanya akan bertarung pada Jumat (31/08).

Pelatih kepala tim tinju Indonesia Adi Swandana meminta anak asuhnya tidak "besar kepala" dan tidak larut dalam euforia karena perjalanan untuk merebut medali masih panjang. "Mereka harus tenang. Jangan anggap remeh lawan meski menjadi tuan rumah. Siapapun itu," ujarnya. ***

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Menhub Perketat Izin Berlayar di Labuan Bajo demi Keamanan Wisata Nataru

Kamis, 01 Januari 2026 | 08:15

Nasib Kenaikan Gaji PNS 2026 Ditentukan Hasil Evaluasi Ekonomi Kuartal I

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:58

Cahaya Solidaritas di Langit Sydney: Menyongsong 2026 dalam Dekapan Duka dan Harapan

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:40

Refleksi Pasar Ekuitas Eropa 2025: Tahun Kebangkitan Menuju Rekor

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:13

Bursa Taiwan Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah Berkat Lonjakan AI

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:02

3.846 Petugas Bersihkan Sampah Tahun Baru

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:58

Mustahil KPK Berani Sentuh Jokowi dan Keluarganya

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:22

Rakyat Sulit Maafkan Kebohongan Jokowi selama 10 Tahun

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:03

Pilkada Lewat DPRD Abaikan Nyawa Demokrasi

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:45

Korupsi Era Jokowi Berlangsung Terang Benderang

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:21

Selengkapnya