Berita

Febri Diansyah/RMOL

Hukum

KPK Dalami Kasus Pejabat Negara Terima Gratifikasi Tiket Asian Games

SELASA, 28 AGUSTUS 2018 | 12:15 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendapat laporan ada pejabat negara yang menerima gratifikasi berupa tiket menonton pertandingan Asian Games 2018.

Jurubicara KPK, Febri Diansyah mengatakan, pemberian gratifikasi tersebut diberikan atas permintaan oknum pejabat negara.

"KPK menerima sejumlah informasi adanya oknum pejabat yang menerima pemberian tiket dan bahkan meminta tiket untuk menonton pertandingan," ujar Febri dalam melalui pesan singkat, Jakarta, pada Selasa (28/8).


KPK, lanjut Febri, menghimbau agar oknum pejabat tersebut segera melapor ke Direktorat Gratifikasi KPK.

"Segera melaporkan ke Direktorat Gratifikasi KPK jika telah menerima tiket tersebut, dan agar para pejabat tetap bersikap profesional dan menjunjung prinsip-prinsil antikorupsi dengan tidak meminta, baik langsung ataupun tidak langsung," imbuhnya.

Menurut ketentuan Pasal 5 junto Pasal 12 huruf a dan huruf b UU  20/2001 tentang Perubahan atas UU 31/1999 tentang Pemberantasan Korupsi dinyatakan, baik pelaku, pemberi maupun penerima gratifikasi diancam dengan hukuman pidana.

Pidana penjara paling singkatnya satu tahun dan paling lama lima tahun. Dan atau, pidana denda denga paling sedikit Rp 50 juta dan paling banyak Rp 250 juta. [rus]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya