Berita

Jokowi/Net

Politik

Pengangguran Akan Tumbangkan Jokowi

JUMAT, 24 AGUSTUS 2018 | 17:45 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Perubahan bakal terjadi. Presiden Joko Widodo (Jokowi) bakal tumbang dan tidak akan bisa mempertahankan kekuasaannya.

"Jokowi berat bisa menang di Pilpres 2019. Puluhan juta pengangguran yang terorganisir tidak akan memberikan suaranya ke Jokowi," kata Ketua Pusat Komite Persatuan Nasional-Ganti Presiden (KPN-GP) 2019, Yudi Syamhudi Suyuti, Jumat (24/8).

Jokowi terbukti tidak mampu mewujudkan janji kampanye menciptakan 10 juta lapangan pekerjaan bagi masyarakat Indonesia. Yang terjadi malah masuknya imigran gelap atau tenaga kerja ilegal secara besar-besaran dari China.


"Atas kegagalan Jokowi, kaum pengangguran ditambah para pelaku ekonomi dan rakyat banyak yang ingin perubahan akan menegaskan sikap politiknya ke Prabowo-Sandi sebagai pemimpin yang diharapkan," kata Yudi.

Pengangguran adalah salah satu fundamental dalam pembangunan ekonomi di Indonesia. Jika sumber-sumber produksi ekonomi dibangun dan diperkuat secara massif dengan target membuka lapangan kerja besar-besaran maka modal, sumber-sumber kemakmuran dan pasar akan bergerak secara kuat.

Sebaliknya, jika sumber-sumber produksi semakin hari semakin lemah, pengangguran akan bertambah banyak yang pada akhirnya memicu naiknya angka kriminalitas, bunuh diri, kesengsaraan hingga berpotensi terjadinya kerusuhan besar-besaran.

"Apalagi jika bersamaan dengan terjadinya krisis ekonomi. Dari sinilah, kaum pengangguran yang terorganisir membutuhkan tempat aspirasi politiknya, dimana suaranya akan diberikan pada Pilpres 2019," tukasnya. [lov]

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Ambang Batas Parlemen Moderat Cukup 2,5 Persen

Senin, 02 Februari 2026 | 20:04

Eks Kepala PPATK: Demutualisasi BEI Kebutuhan Mendesak, Faktor Pertemanan Permudah Penyimpangan

Senin, 02 Februari 2026 | 19:50

Ribuan Warga Kawanua Rayakan Natal dan Tahun Baru dengan Nuansa Budaya

Senin, 02 Februari 2026 | 19:45

Catat! Ini 9 Sasaran Operasi Keselamatan Jaya 2026 dan Besaran Dendanya

Senin, 02 Februari 2026 | 19:45

Prabowo Terima Dirut Garuda dan Petinggi Embraer di Istana, Bahas Apa?

Senin, 02 Februari 2026 | 19:41

Menkeu Purbaya Singgung Saham Gorengan Saat IHSG Anjlok, Apa Itu?

Senin, 02 Februari 2026 | 19:29

Alur Setoran Kades dan Camat ke Sudewo Ditelisik KPK

Senin, 02 Februari 2026 | 19:23

Horor Sejarah Era Jim Crow

Senin, 02 Februari 2026 | 19:14

10 Surat Tanah yang Tidak Berlaku Lagi mulai Februari 2026

Senin, 02 Februari 2026 | 19:12

5 Takjil Khas Daerah Indonesia Paling Legendaris

Senin, 02 Februari 2026 | 18:53

Selengkapnya