Berita

Rizal Ramli/Net

Bisnis

Rizal Ramli: BPJS Kesehatan Bisa Diperbaiki

JUMAT, 24 AGUSTUS 2018 | 15:16 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Ekonom senior DR. Rizal Ramli yakin pengelolaan keuangan Badan Pengelola Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan bisa diperbaiki.

Diketahui, beberapa tahun terakhir BPJS Kesehatan mengalami defisit. Pada tahun 2018, defisit diperkirakan mencapai Rp 16 triliun.

RR, Menko Perekonomian era Presiden Gus Dur itu bercerita sedikit tentang awal mula berdirinya BPJS Kesehatan.


Jelas dia, UU BPJS diundangkan pada tahun terakhir Presdien SBY menjabat yaitu 2014. UU itu adalah adalah hasil perjuangan kaum buruh dan para tokoh termasuk dia di dalamnya selama dua tahun.

"Hasil perjuangan serikat pekerja terutama KSPI, Said Iqbal, Rizal Ramli, Rieke dan dua dosen UI, Prof. Hasbullah Thabrany dan Dr. Sulastomo. Kami demonstrasi 200 ribuan orang di depan Istana dan DPR. Gedung DPR nyaris jebol. Barulah UU BPJS goal," kata RR di Jakarta, Jumat (24/8).

Menurut RR, UU BPJS 2014 dimulai dengan pendanaan under-funded, sehingga tidak aneh BPJS hari ini defisit.

Namun, dia percaya pengelolaan keuangan BPJS Kesehatan tetap masih bisa diperbaiki di tengah perekonomian yang tidak baik saat ini.

"Negara-negara seperti Scandinavia memulai Social Security Sistem (sejenis BPJS) tahun 1860-an, saat mereka lebih miskin dibanding Indonesia 2014. Amerika mulai Social Security System tahun 1930, saat ekonomi AS lagi hancur-hancurnya," demikian RR. [rus]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

BRI Catat 6.022 Debitur KUR di Pangkalpinang, Didominasi Petani Sawit

Senin, 29 Juni 2026 | 22:23

Mengenal Emission Trade System

Senin, 29 Juni 2026 | 22:06

KPK Perpanjang Penahanan ASN BPK Sumsel Titin Rita Lestari

Senin, 29 Juni 2026 | 21:52

DPR Minta Polisi Segera Penjarakan Penganiaya Caddy di Tangerang

Senin, 29 Juni 2026 | 21:36

Kolaborasi Lintas Sektor Kunci Perkuat Resiliensi Media demi Pembangunan Papua

Senin, 29 Juni 2026 | 21:34

Ahmad Muzani Bicara Potensi Wisata Religi Saat Temui Ketua MPR Uzbekistan

Senin, 29 Juni 2026 | 21:32

Bupati Muara Enim Edison Masih Nginep di Rutan KPK dalam 40 Hari

Senin, 29 Juni 2026 | 21:14

DMO dan RKAB Harus jadi Prioritas Amankan Pasokan Batu Bara

Senin, 29 Juni 2026 | 20:44

Hampir Rampung, Sekolah Rakyat Kementerian PU di Bekasi Usung Gentengisasi

Senin, 29 Juni 2026 | 20:36

Brasil vs Jepang: Duel Raksasa di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Senin, 29 Juni 2026 | 20:28

Selengkapnya