Berita

Ilustrasi/Net

Hukum

Komisi III Apresiasi Jiwa Polri Atasi Kejahatan

KAMIS, 23 AGUSTUS 2018 | 23:04 WIB | LAPORAN:

Kedapatan hendak mengkonsumsi narkotika jenis kokain di dalam toilet restoran, Richard Muljadi yang merupakan cucu konglomerat terkenal ditangkap perwira Polda Metro Jaya Kombes Herry Heryawan pada Rabu dini hari (22/8).

Penangkapan itu mendapat apresiasi anggota Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni. Dia memandang peristiwa tersebut menggambarkan kesigapan anggota Polri yang merasa bertugas kapanpun dan di manapun.

"Apresiasi patut kita berikan kepada Polri dalam hal ini Kombes Herry Heryawan, bukan hanya karena yang ditangkap adalah cucu seorang konglomerat. Peristiwa ini bila kita lihat lebih jauh sebenarnya menggambarkan bagaimana sikap seorang anggota Polri kapanpun dan di manapun saat melihat kejahatan instingnya akan langsung bertindak," paparnya kepada wartawan, Kamis (23/8).


Hal lain yang turut menjadi sorotan Sahroni, Hery Heryawan tidak gentar meski yang ditangkap olehnya adalah seorang cucu pengusaha besar di Indonesia. Sikap seperti ditunjukkan mantan kapolres Depok tersebut harus terus dijaga, mengingat penegakan hukum seharusnya tak pandang bulu, apakah pelaku adalah masyarakat biasa, pengusaha, anggota DPR ataupun pejabat negara sekalipun.

"Kita berharap semua anggota Polri memiliki respon seperti ini atas kejahatan. Dengan respon dan jiwa yang merasa dirinya selalu sebagai polisi, praktik 86 atau damai terhadap pelaku kejahatan akan terhindari. Niacaya kejahatan akan lebih dapat diminimalisir dan para pelaku kejahatan akan berpikir ulang bila ingin bermain-main dengan penegak hukum," papar politisi Partai Nasdem itu.

Kabid Humas Polda Metro Kombes Argo Yuwono sebelumnya menjelaskan, Richard ditangkap di sebuah restoran di Pacific Place, Kawasan SCBD, Jakarta karena dugaan mengkonsumsi narkoba jenis kokain. Barang bukti yang disita berupa satu unit HP Iphone X dengan kondisi layar terdapat serbuk putih diduga kokain sisa pakai, serta satu lembar uang 5 dolar Australia yang terdapat serbuk putih.

Argo mengungkapkan, kokain diberikan seorang tak dikenal kepada Richard atas suruhan inisial ML yang saat ini berstatus DPO. Pemberian kokain merupakan hadiah karena Richard hendak melangsungkan pernikahan. Hasil tes urine terhadap Richard dinyatakan positif menggunakan kokain.

Richard sendiri merupakan cucu dari Kartini Muljadi, sosok yang dikenal sebagai salah satu wanita terkaya di Indonesia. [wah]

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

Purbaya Santai Tanggapi Risiko Pencucian Uang di Patriot Bond: Bisa Dipakai untuk Bangun Ekonomi

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:16

7 Cara Mencegah ISPA saat Musim Kemarau

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:10

ITDC Buka Suara soal Laporan Dugaan Korupsi PPK Mandalika ke KPK

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:07

Nadiem Apresiasi Mahasiswa yang Turun ke Jalan

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:04

Usulan Penderita TB Jadi Penerima MBG Harus Dikaji Matang

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:01

Kemenkeu Belum Berminat Miliki Saham BEI

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:59

Tiga Pejabat Bea Cukai Segera Diadili Gegara Terima Suap dan Gratifikasi Rp71 Miliar

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:53

Update Harga iPhone Terbaru di Indonesia 22 Juni 2026

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:49

Kuasa Hukum Sulaiman Minta Komnas HAM Awasi Dugaan Kriminalisasi

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:45

Joko Anwar Umumkan Pengabdi Setan 3 Akan Tayang 2027

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:32

Selengkapnya