Berita

Lindungi TKI/Net

Politik

Mencoba Kabur Dari Majikan, TKW Banten Meninggal Di Suriah

RABU, 22 AGUSTUS 2018 | 23:00 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Kabar duka kembali datang dari buruh migran asal Indonesia. Seorang tenaga kerja wanita (TKW) asal Banten Rosmawati binti Madarasa meninggal dunia di Damaskus, Suriah pada Senin (20/8) lalu.

Berdasarkan data dari Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Banten, Rosmawati meninggal saat mencoba kabur dari rumah majikannya.

"Kejadian tewasnya Rosmawati karena kepalanya terbentur batu, saat lompat dari lantai 2 rumah majikannya. Yang bersangkutan kabur dengan turun dari lantai dua menggunakan kain selendang yang dibawanya dari tanah air," kata Ketua DPW Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Banten Maftuh Hafi, Rabu (22/8).


Hanafi menduga banyaknya barang yang dibawa saat kabur membuat Rosmawati tak bisa menjaga keseimbangan. Akibatnya, kain selendang itu terputus dan tubuh Rosmawati terjun bebas ke tanah. Nahas, kepala wanita kelahiran 17 Mei 1972 itu membentur batu.

“Jatuh dan kepalanya membentur batu sehingga pecahlah kepalanya,” imbuhnya seperti dikutip RMOLBanten.

Setelah terjatuh, kata dia, Rosmawati sempat dilarikan ke rumah sakit terdekat. Akan tetapi nyawanya tak bisa diselematkan karena mengalami pendarahan hebat di kepalanya.

“Menurut otopsi KBRI (Kedutaan Besar Republik Indonesia) di Suriah kepala pecah sehingga nyawanya tak bisa diselamatkan lagi,” ungkapnya.

Belum diketahui pasti penyebab Rosmawati nekat kabur dari rumah majikannya. Maftuh memastikan, pihaknya akan mendorong agar motif tersebut bisa terungkap.

Alasannya kami belum tahu kenapa dia kabur. Pihak KBRI Suriah masih mencari alasannya kenapa Ibu Rosmawati kabur dari majikannya.

“Tentunya ini akan dicari alasannya. Sebelum yang bersangkutan meninggal dunia sempat menghubungi keluarga dan meminta pulang,” paparnya.

Lebih lanjut dikatakan Maftuh, SBMI Banten saat ini sedang memproses pemulangan Rosmawati. Pihaknya akan segera berkoordinasi baik dengan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu), Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker) dan Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI).

“Itu termasuk dengan KBRI Suriah. Jenazah sekarang masih berada di rumah sakit di Suriah. Pihak keluarga juga sudah membuat surat permohonan untuk kepulangan jenazah,” imbuhnya. [ian]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Kebijakan Energi Harus Seimbang dengan Perlindungan Daya Beli Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 08:05

Lewat Seminar di Wonosobo, Jateng Nyatakan Perang Terhadap Hoaks

Minggu, 26 April 2026 | 07:36

Jemaah Haji Diminta Selalu Bawa Kartu Nusuk dan Dokumen Resmi

Minggu, 26 April 2026 | 07:32

Menkop Optimistis Kopdes Perkuat Ekonomi Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 07:03

Narkoba Melahirkan Rezim TPPU

Minggu, 26 April 2026 | 06:42

KH Imam Jazuli: Kiai Transformatif Cum Saudagar Gagasan

Minggu, 26 April 2026 | 06:23

Pertemuan Prabowo-Kapolri Mengandung Makna Kebangsaan Mendalam

Minggu, 26 April 2026 | 06:03

Satu Keluarga dengan Lima Nyawa Melayang di Barito Utara

Minggu, 26 April 2026 | 05:48

Tanpa Kubu Tetap

Minggu, 26 April 2026 | 05:13

Pertemuan Menhan dengan Para Jenderal Bukan Sekadar Temu Kangen

Minggu, 26 April 2026 | 05:09

Selengkapnya