Berita

Rachland Nashidik/Net

Politik

Demokrat: Jokowi Yang Buat Hambalang Jadi "Candi"

RABU, 22 AGUSTUS 2018 | 16:21 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Banyak capaian yang telah diraih Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) selama 10 tahun memimpin negeri ini.

SBY yang menjadi presiden keenam Ri berhasil memelihara iklim kebebasan berpendapat dan kebebasan pers. Tidak ada persekusi, kriminalisasi, dan geruduk ormas selama masa kepemimpinannya.

“Hukum dihormati tanpa pandang bulu. SBY menjauhkan kekuasaan presiden dari godaan intervensi pada KPK dan Polisi,” jelas Wasekjen DPP Partai Demokrat Rachland Nashidik dalam akun Twitter pribadi, Rabu (22/8).


Dia juga menjelaskan bahwa SBY juga berhasil dalam membangun infrastruktur di negeri ini. Dia mencontohkan Proyek Trans Papua sepanjang 4.300 km yang sudah dibangun SBY sejauh 3.227 km. Sementara Jokowi baru membangun proyek itu sejauh 933 km.

“Jokowi membangun infrastruktur? Betul, kenaikan anggaran infrastruktur hampir 63 persen/tahun. Tapi capaian tidak sebanding dengan anggaran yang dikeluarkan. Misal, pembangunan jalan perbatasan Kalimantan yang totalnya 1.919 Km. Pada masa SBY sudah dibangun 1.155 km. Jokowi? 682 km,” jelasnya.

Dia juga menyoroti tentang kriti masyarakat atas pembangunan Sport Center Hambalang yang mangkrak di era SBY. Pembangunan tersebut mangkrak setelah dua kader Demokrat, Andi Mallarangeng dan Anas Urbaningrum terjerat kasus korupsi.

Bagi Rachland, pembangunan itu mangkrak lantaran Jokowi menolak untuk meneruskan pembangunan. Seandainya Jokowi meneruskan, maka proyek itu akan sukses seperti Jalan Trans Papua.

“Hambalang? Jokowi yang membuatnya jadi ‘Candi’ karena menolak meneruskan pembangunan,” tukasnya. [ian]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Kebijakan Energi Harus Seimbang dengan Perlindungan Daya Beli Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 08:05

Lewat Seminar di Wonosobo, Jateng Nyatakan Perang Terhadap Hoaks

Minggu, 26 April 2026 | 07:36

Jemaah Haji Diminta Selalu Bawa Kartu Nusuk dan Dokumen Resmi

Minggu, 26 April 2026 | 07:32

Menkop Optimistis Kopdes Perkuat Ekonomi Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 07:03

Narkoba Melahirkan Rezim TPPU

Minggu, 26 April 2026 | 06:42

KH Imam Jazuli: Kiai Transformatif Cum Saudagar Gagasan

Minggu, 26 April 2026 | 06:23

Pertemuan Prabowo-Kapolri Mengandung Makna Kebangsaan Mendalam

Minggu, 26 April 2026 | 06:03

Satu Keluarga dengan Lima Nyawa Melayang di Barito Utara

Minggu, 26 April 2026 | 05:48

Tanpa Kubu Tetap

Minggu, 26 April 2026 | 05:13

Pertemuan Menhan dengan Para Jenderal Bukan Sekadar Temu Kangen

Minggu, 26 April 2026 | 05:09

Selengkapnya