Berita

Ilustrasi/Net

Olahraga

Indonesia Koleksi Emas Keenam Lewat Paralayang Putra

RABU, 22 AGUSTUS 2018 | 13:00 WIB | LAPORAN: SUKARDJITO

Pundi-pundi emas kontingen Indonesia bertambah lagi. Lewat tim putra paralayang yang dihuni Hening Paradigma, Thomas Widyananto, Rony Pratama, Jafro Megaranto berhasil mencatat skor terbaik.

Sementara tim putri paralayang Indonesia berhasil mempersembahkan medali perak dari nomor ketepatan tim. Medali emas diraih kontingen Thailand, sedangkan perunggu didapat Korea Selatan.

Atlet Garuda bakal berpeluang meraih medali di nomor akurasi tunggal putra dan putri diisi oleh Jafro Megawanto dan Rika Wijayanti.

Indonesia total telah mengemas enam medali emas setelah sebelumnya, emas Indonesia disetorkan oleh Defia Rosmaniar (taekwondo), Lindswell Kwok (wushu), Tiara Andini Prastika (down hill putri), dan Khoiful Mukhib (down hill putra), dan Eko Yuli Irawan (angkat besi).
Indonesia total telah mengemas enam medali emas setelah sebelumnya, emas Indonesia disetorkan oleh Defia Rosmaniar (taekwondo), Lindswell Kwok (wushu), Tiara Andini Prastika (down hill putri), dan Khoiful Mukhib (down hill putra), dan Eko Yuli Irawan (angkat besi).

Kini Indonesia mengoleksi 14 medali di event multicabang olahraga zona Asia ini. Adalah enam medali emas, tiga perak, dan lima perunggu. [jto]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya