Berita

Erick Hermawan/Net

Hukum

Diduga Melakukan Pungli, Kapolres Kediri Dicopot

SELASA, 21 AGUSTUS 2018 | 19:24 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Kapolres Kediri AKBP Erick Hermawan bersama dua pejabat utama Polres Kediri diamankan tim Saber Pungli Mabes Polri.


Kadiv Propam Mabes Polri, Brigjen Pol Listyo Sigit Prabowo membenarkan bahwa ketiganya sedang menjalani pemeriksaan.

Ketiganya diduga melakukan pungli dalam praktik pungutan liar di Satuan Pelayanan Satu Atap Terpadu (Satpas) SIM di Polres Kediri.
 
"Iya benar terbukti, Kapolres diproses pelanggaran profesi dan etik," kata Listyo saat dikonfirmasi, Selasa (21/8).


Selain Kapolres, dua pejabat utama lain Polres Kediri yang digelandang ke Propam Mabes Polri yakni Kepala Unit Registrasi dan Identifikasi (Regident) Iptu Bagus dan Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat lantas) AKP Fatikh.

Sigit menambahkan, ketiganya diproses lanjut untuk pelanggaran profesinya. Oleh karena itu, sambung Sigit, Propam mengusulkan agar ketiganya dicopot dari jabatan mereka.

"Karena melanggar profesi dan kode etik terancam sanksi mulai dari demosi sampai Pemecatan Tidak Dengan Hormat (PTDH)," ujar Listyo.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, dari praktik pungl, Kapolres Kediri AKBP Erick Hermawan diduga menerima setoran Rp40 hingga Rp50 juta perminggu.

Sementara, jatah bagi Kasat Lantas AKP Fatikh Rp10 hingga Rp15 juta dan bagi Kanit Regident Iptu Bagus sekitar Rp2 higga Rp3 juta perminggunya. Dari pengungkapan ini, barang bukti yang diamankan yakni uang pungli sebesar Rp71 juta serta 30 unit hanphone. [nes]


Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Pelaku Kekerasan Seksual di Gili Trawangan Dibekuk di Bali

Rabu, 29 April 2026 | 16:19

Tak Terlantar Lagi, Keluarga Pasien RSUD Banggai Laut Bisa Pakai Rumah Singgah

Rabu, 29 April 2026 | 16:10

KPK Ungkap Ada yang Ngaku-ngaku Bisa Atur Kasus Bea Cukai

Rabu, 29 April 2026 | 16:09

Update Laka KA di Bekasi Timur: 15 Meninggal, 91 Luka-luka

Rabu, 29 April 2026 | 16:05

Anggota DPRD Jabar Bongkar Dugaan “Mahasiswa Gaib” di Kampus

Rabu, 29 April 2026 | 15:56

PLN Perkuat Posisi Indonesia sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi Digital

Rabu, 29 April 2026 | 15:44

5 Kg Sabu Gagal Dikirim ke Solo dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 15:42

Kemenhaj Gerak Cepat Tangani Kecelakaan Bus Jemaah Haji di Madinah

Rabu, 29 April 2026 | 15:37

PT KAI Harus Perkuat Sistem Peringatan Dini untuk Cegah Kecelakaan

Rabu, 29 April 2026 | 15:27

Prabowo Tegaskan RI Negara Paling Aman: yang Mau Kabur, Kabur Aja!

Rabu, 29 April 2026 | 15:25

Selengkapnya